10. Gunung Batur
Bagi pencinta petualangan, Gunung Batur menawarkan pengalaman trekking untuk mengejar panorama matahari terbit.
Dari kawasan ini, wisatawan juga dapat menikmati pemandangan Danau Batur dan menjelajahi desa-desa tradisional di sekitar Kintamani.
Bahan sumber merekomendasikan musim kemarau, April hingga Oktober, untuk pendakian.
Baca Juga: Liburan Sambil Belajar, Kampung Tajur Hadirkan Wisata Alam dan Budaya yang Berkesan
11. Pura Besakih
Pura Besakih atau Pura Agung Besakih merupakan kompleks pura besar di Bali yang berada di lereng Gunung Agung.
Pengunjung dapat menikmati arsitektur khas Bali, panorama pegunungan, sekaligus mengenal lebih jauh budaya dan spiritualitas Hindu Bali.
12. Pura Ulun Danu Bratan
Pura Ulun Danu Bratan berada di tepi Danau Bratan, Bedugul. Arsitektur pura yang berada di kawasan danau membuatnya menjadi salah satu lokasi yang menarik untuk fotografi.
Pagi hari menjadi waktu yang direkomendasikan karena udara Bedugul relatif sejuk dan kabut tipis dapat menambah suasana di sekitar danau.
13. Pura Luhur Uluwatu
Berdiri di atas tebing sekitar 70 meter, Pura Luhur Uluwatu menawarkan panorama Samudra Hindia yang luas.
Selain menikmati pemandangan sunset, wisatawan dapat menyaksikan Tari Kecak menjelang senja.
Pengunjung juga perlu memperhatikan barang bawaan karena terdapat populasi kera di sekitar kawasan pura.
14. Goa Gajah
Goa Gajah merupakan situs arkeologi sekaligus pura bersejarah di kawasan Bedulu, dekat Ubud.
Daya tarik utamanya adalah pintu gua dengan ukiran relief serta kawasan kolam dan taman yang memberikan suasana berbeda dari destinasi wisata alam.
15. Tegallalang Rice Terrace
Pemandangan sawah bertingkat menjadi daya tarik utama Tegallalang Rice Terrace.
Lokasinya sekitar 20 menit dari pusat Ubud dan cocok untuk berjalan-jalan, fotografi, menikmati kuliner lokal, atau sekadar mencari suasana pedesaan.