lowongan-kerja

Pemerintah Targetkan 3,49 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2027, Pekerjaan Formal Jadi Prioritas

Rabu, 30 September 2026 | 15:15 WIB
Pemerintah Targetkan 3,49 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2027, Pekerjaan Formal Jadi Prioritas (Foto: Ide Nusantara.com)

IDE NUSANTARA.COM - Pemerintah menargetkan penciptaan 2,57 juta hingga 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027. Target tersebut menjadi salah satu sasaran pembangunan yang tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Seiring dengan target tersebut, pemerintah juga membidik tingkat pengangguran terbuka berada di kisaran 4,30 hingga 4,87 persen.

Penciptaan lapangan kerja menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mengelola perekonomian melalui APBN 2027. Tak hanya memperluas kesempatan kerja, pemerintah juga ingin mendorong semakin banyak tenaga kerja terserap ke sektor formal.

Baca Juga: PT PKSS Mataram Buka Lowongan Relationship Manager Konsumer, Pendaftaran Dibuka hingga 10 Oktober 2026

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pentingnya penciptaan lapangan kerja dalam pembahasan anggaran negara bersama DPR.

Menurut Suahasil, penyerapan tenaga kerja yang semakin luas dan formal menjadi salah satu perhatian yang disampaikan Badan Anggaran (Banggar) DPR dalam pembahasan APBN.

“Tadi pidato dari Bapak Ketua Banggar salah satunya menyebutkan juga pentingnya pada saat ini kita memikirkan bagaimana menciptakan employment, serapan tenaga kerja semakin formal semakin baik,” ujar Suahasil dalam konferensi pers seusai rapat paripurna DPR di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Target jutaan lapangan kerja baru tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Upaya mencapainya membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang mampu membuka kesempatan kerja, memperluas investasi, serta meningkatkan kegiatan produksi barang dan jasa.

APBN 2027 Diarahkan untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Suahasil menjelaskan, APBN akan terus diarahkan untuk menjalankan dua fungsi utama, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi dan melindungi masyarakat.

Namun, kedua fungsi tersebut harus dijalankan dengan tetap menjaga kesehatan serta kredibilitas anggaran negara.

Pemerintah menilai APBN yang sehat diperlukan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan, termasuk kebijakan yang berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja.

“APBN kita terus arahkan supaya terus menumbuhkan, APBN melindungi, namun APBN juga kredibel dan sehat untuk menjalankan perannya menumbuhkan dan melindungi tersebut,” kata Suahasil.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap belanja negara tidak hanya mendukung aktivitas ekonomi, tetapi juga memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya kesempatan kerja.

Gandeng Danantara untuk Perluas Kesempatan Kerja

Dalam upaya mencapai target penciptaan lapangan kerja pada 2027, pemerintah juga akan bekerja sama dengan Danantara.

Halaman:

Tags

Terkini