Presiden Prabowo dikabarkan tetap tenang di atas podium, mencatat bahwa aspirasi buruh mengenai upah dan kepastian kerja tetap menjadi prioritas yang akan terus digodok pasca-peristiwa May Day ini.
Peristiwa di Monas ini menjadi pengingat keras bagi pembuat kebijakan: bahwa kebijakan yang terlihat manis di atas kertas akan selalu diuji oleh realitas di lapangan. Tahun 2026 menjadi tahun pembuktian, mampukah pemerintah menyelaraskan program strategis nasional dengan isi dompet kaum pekerja?
Satu yang pasti, teriakan di Monas kemarin telah membuktikan bahwa suara buruh tetap menjadi kompas yang tak bisa diabaikan oleh kekuasaan.