Tempat ini juga menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mencari suasana lebih tenang dan menjauh sejenak dari rutinitas sehari-hari.
Meski terlihat menggoda untuk berenang, pengunjung tetap perlu berhati-hati. Kondisi batuan yang licin, kedalaman kolam, dan pencahayaan di dalam goa perlu diperhatikan demi keselamatan.
3. Pantai Nihiwatu, Pesona Sumba yang Bikin Jatuh Hati
Pulau Sumba memiliki banyak destinasi bahari yang memukau, salah satunya Pantai Nihiwatu yang dikenal luas melalui kawasan wisata Nihi Sumba.
Pantai ini menawarkan hamparan pasir, air laut berwarna biru, dan panorama pesisir yang menawan. Keindahan alamnya menjadikan kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu tujuan wisata eksklusif di Sumba.
Baca Juga: Banten Bantu NTT Rp3 Miliar Pascagempa, Gubernur Melki Laka Lena Ungkap Makna di Baliknya
Bagi wisatawan yang menyukai suasana pantai, Nihiwatu menawarkan pengalaman menikmati pemandangan laut dan karakter alam Sumba yang khas. Kawasan ini juga dikenal di kalangan pencinta selancar, meskipun akses dan aktivitas tertentu dapat mengikuti ketentuan pengelola kawasan wisata.
Karena sebagian area dan fasilitas berada dalam pengelolaan resor, wisatawan sebaiknya memeriksa aturan akses sebelum berkunjung.
Pantai Nihiwatu menjadi bukti bahwa pesona NTT tidak hanya berpusat di Labuan Bajo. Sumba juga menyimpan keindahan alam yang mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai negara.
4. Desa Adat Wae Rebo, Sensasi Berada di Desa di Atas Awan
Kalau berbicara tentang destinasi yang punya suasana unik, Desa Adat Wae Rebo di Kabupaten Manggarai wajib masuk daftar. Desa yang berada di kawasan pegunungan ini dikenal dengan julukan “desa di atas awan”.
Berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, Wae Rebo menawarkan udara sejuk, panorama pegunungan, serta kabut yang terkadang menyelimuti kawasan desa.
Daya tarik utama desa ini adalah rumah adat berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang. Bangunan tradisional tersebut menjadi simbol identitas budaya masyarakat Wae Rebo dan bagian penting dari warisan arsitektur lokal.
Perjalanan menuju desa membutuhkan trekking, sehingga pengunjung perlu menyiapkan kondisi fisik dan perlengkapan yang sesuai. Namun, perjalanan tersebut memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati alam sekaligus mengenal kehidupan masyarakat adat.