SMK Negeri 1 Rahong Utara Ciptakan Kompor dari Limbah Oli Bekas, Ini Komentar Plt Kepsek, John Taji

photo author
Melky Pantur, Ide Nusantara
- Jumat, 2 Mei 2025 | 12:16 WIB
Plt Kepsek SMKN 1 Rahong Utara (tengah) bersama dengan peserta didiknya (Foto: Melky Pantur)
Plt Kepsek SMKN 1 Rahong Utara (tengah) bersama dengan peserta didiknya (Foto: Melky Pantur)

Ruteng, idenusantara.com. Teknologi kian saban semakin maju dari lazimnya. Misalnya kompor kerosin (minyak tanah) yang lumrah dipakai masyarakat sudah sudah ada modifikasi baru dengan berubah ke kompor gaya baru, yah kompor oli bekas. Kompor ini menggunakan oli bekas sebagai bahan dasarnya. 

Kompor dari oli bekas itu amat sederhana. Harganya terjangkau hanya Rp750.000,- saja per unitnya. Agar lebih hijau warna apinya dibutuhkan bantuan kompresor kipas angin mini sebagai peniup yang dihubungkan ke terminal listrik. Satu liter oli bekas bisa dipakai selama 4 jam. 

Yohanes Taji, SST.Par, Plt Kepsek SMKN 1 Rahong Utara, Jumat, 2 Mei 2025 di Natas Labar Ruteng menjelaskan, ini merupakan giat dari anak-anak teknik di sekolahnya. "Anak-anak kami diajarkan seperti ini," ungkapnya di sela-sela pameran kegiatan 2 Mei tahun 2025. 

Inovasi ini, ulasnya, oli-oli bekas daripada dibuang begitu saja dari bengkel-bengkel yah bisa digunakan untuk keperluan lain.

Dijelaskannya pula, tahun 2024 menghasilkan 1 mesin pompa air hydrolik bertenaga surya yang fungsinya mengatur sirkulasi air untuk mengairi tambak ikan dan tananam holtikultura secara otomatis.

Kalau mau pesan alatnya, katanya, bisa langsung menghubungi menghubungi SMKN 1 Rahong Utara. 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X