Idenusantara.com-Kondisi infrastruktur jalan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menjadi sorotan. Salah satu titik terparah berada di Kabupaten Manggarai Timur, yakni ruas jalan provinsi jalur Mukun-Wukir yang melintasi wilayah Elar Selatan.
Buruknya kondisi jalan tersebut disuarakan oleh Alfaro Remba, Aktivis Muda asal Manggarai Timur, pada Kamis (30/4/2026). Menurut Alfaro, jalan provinsi yang rusak berat itu telah melumpuhkan perputaran ekonomi masyarakat di Kecamatan Elar Selatan, Elar, hingga Kota Komba Utara.
Baca Juga: Ratusan Liter BBM Ilegal yang Diduga Bersumber dari Pertamina Carep Diamankan Polres Manggarai Timur
Terisolasi dan Jauh dari Pasar
Alfaro menjelaskan, Elar Selatan merupakan wilayah yang sangat terisolasi. Kerusakan jalan provinsi Mukun-Wukir memperparah keadaan karena akses menuju pusat pasar dan layanan publik menjadi sangat sulit dan mahal.
"Jalur Mukun-Wukir itu nadi ekonomi kami. Bukan cuma Elar Selatan, warga dari Elar dan Kota Komba Utara juga lewat situ. Kalau jalannya rusak begini, hasil bumi tidak bisa keluar, harga barang pokok jadi melambung. Kami benar-benar terkurung," tegas Alfaro.
Video Viral 10 Detik Jadi Bukti
Untuk menunjukkan kondisi riil di lapangan, Alfaro sebelumnya telah mengunggah video berdurasi 10 detik melalui akun TikTok pribadinya, @AlfaroRemba, pada Kamis (23/4/2026).
Dalam video itu terlihat jelas kondisi jalan yang rusak parah, berlubang besar, tergenang air, dan dikelilingi hutan lebat. "Seperti jalan tidak bertuan," tulis Alfaro dalam keterangan videonya yang kini viral dan dibanjiri komentar warga.
"Kondisi nyata inilah yang membuat kami tidak berhenti bersuara. Kami harap Gubernur NTT, Bapak Emanuel Melkiades Laka Lena, bisa melihat dan merespons langsung," ujar Alfaro.
Baca Juga: Haru Keluarga Tasya: Rumah Singgah Ruteng Bukti Negara Hadir, Terima Kasih Pak Gubernur NTT
Desak Gubernur Melki: Tuntaskan, Jangan Tambal Sulam
Mantan aktivis GMNI itu menegaskan, masyarakat Elar Selatan menaruh harapan besar di pundak Gubernur Melki Laka Lena. Ia mendesak agar pembangunan jalan Mukun-Wukir tidak lagi dilakukan dengan sistem tambal sulam, melainkan dibangun tuntas dari hulu ke hilir.
"Saya mewakili masyarakat Elar Selatan mendesak Gubernur NTT untuk segera bangun tuntas jalan provinsi jalur Mukun-Wukir. Ini sudah jadi tuntutan prioritas bertahun-tahun. Kami capek hanya jadi penonton pembangunan," katanya dengan nada tegas.