Gubernur NTT Menolak Dilanjutkannya Peroyek Geotermal di Pulau Flores dan Lembata

photo author
Alfaro Remba, Ide Nusantara
- Minggu, 25 Mei 2025 | 14:37 WIB
Gubernur  NTT
Gubernur NTT

ENDE - Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena tetap menolak dilanjutkannya proyek geothermal di Pulau Flores dan Lembata.

Sikap penolakan Gubernur Melki, dilakukan dengan menunda aktivitas proyek geothermal tersebut, meskipun terus mendapat desakan dan pendekatan dari pihak PT Perusahan Listrik Negara (PLN).

PT PLN sampai saat ini belum juga menyerah, setelah proyek tersebut dihentikan Gubernur Melki Laka Lena dan penolakan oleh 6 (enam) Uskup, sejumlah tokoh dan masyarakat Flores-Lembata.

Pada Senin (19/5) kemarin, PT PLN masih berupaya, dengan melakukan pertemuan bersama Gubernur NTT, terkait proyek geothermal tersebut.

Dari pertemuan tersebut, PT PLN mengklaim bahwa Pemprov NTT mendukung penuh pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT), termasuk proyek geothermal yang tersebar di sejumlah wilayah NTT.

"Pemprov NTT dukung penuh pengembangan Energi Baru Terbarukan. Termasuk PLTP di wilayah NTT, "kata Manager PT PLN UPP Nusra.

Sementara dilain pihak, Gubernur Melki tetap dengan sikap menolak dan menunda proyek tersebut dilanjutkan. Pasalnya, Gubernur Melki Laka Lena merespon penolakan yang luas dari masyarakat dan tokoh agama terkait proyek-proyek tersebut.

Penolakan terhadap proyek geothermal di Flores dan Lembata mencuat setelah para uskup di Provinsi Gerejawi Ende mengeluarkan pernyataan penolakan. Penolakan ini juga berasal dari masyarakat yang khawatir dengan dampak lingkungan dan sosial dari proyek tersebut.

“Kita akan tinjau ulang dan hentikan sementara proyek geothermal yang sedang berjalan,”kata Melki Laka Lena

Dikatakannya, penundaan tersebut dilakukan untuk membuka dialog lebih lanjut dengan masyarakat dan tokoh agama. Selain itu meninjau ulang dampak dan implikasi proyek geothermal di Flores dan Lembata.

“Setiap pembangunan harus melalui proses dialog terlebih dahulu. Kita tetap komit untuk memperhatikan masukan dari masyarakat dan Gereja dalam setiap tahapan pembangunan di NTT, termasuk proyek geothermal. Kita akan bentuk tim investigasi untuk tinjau kondisi dan isu di masing-masing lokasi proyek geothermal,” ungkap Melki Laka Lena.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Alfaro Remba

Tags

Rekomendasi

Terkini

X