Ruteng, Idenusantara.com – Ribuan umat tumpah ruah memadati Gereja Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong (Ekukardo), Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT, pada Kamis (26/6/2025).
Ribuan umat tersebut hadir untuk mengikuti Misa Syukur menandai perayaan Diamond Jubilee atau ulang tahun ke-75 paroki Ekukardo.
Suasana khidmat bercampur semarak budaya lokal begitu terasa, semua umat hadir dengan mengenakan pakaian adat Manggarai yang memesona, menciptakan pemandangan harmonis antara iman dan kekayaan tradisi.
Misa yang dimulai tepat pukul 09.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, dan Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus didampingi oleh puluhan imam konselebran.
Kehadiran para pimpinan gereja ini semakin menambah kekhidmatan dan makna mendalam perayaan tiga perempat abad Paroki Ekukardo.
Dalam khotbahnya, Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat menyoroti perjalanan panjang Paroki Ekukardo dalam melayani umat dan membangun iman di tengah masyarakat.
"Tujuh puluh lima tahun adalah usia yang matang, sebuah perjalanan iman yang panjang dan penuh berkat. Kita patut bersyukur atas semua rahmat yang telah dilimpahkan Tuhan kepada Paroki Ekukardo," ujar Mgr. Siprianus Hormat.
Mgr. Sipri juga menyampaikan kesan yang mendalam. Baginya momentum penuh rahmat ini bukan hanya soal bertambahnya usia, tetapi juga merayakan kekuatan iman yang berakar pada budaya dan tradisi.
Dirinya juga menyampaikan harapan agar Paroki Ekukardo terus menjadi pusat spiritual yang relevan di tengah laju perkembangan zaman.
"Semoga Paroki Ekukardo terus berkembang, menjadi rumah yang nyaman bagi setiap umat, dan menjadi terang yang tak pernah padam bagi masyarakat. Teruslah bertekun dalam iman, kokoh dalam persatuan, dan senantiasa menjadi saksi kasih Tuhan di tanah Manggarai ini," harapnya dengan penuh doa.
Untuk diketahui, perayaan Diamond Jubilee Paroki Ekukardo mengangkat tema 'Ziarah Agung 75 Tahun: Berlandaskan Iman, Harapan dan Kasih dalam Semangat Ekaristi Transformatif'.
Serangkaian kegiatan juga dilaksanakan untuk memeriahkan perayaan ini. Kegiatan tersebut diantaranya bakti sosial donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis, perlombaan seni dan tari, turnamen sepakbola dan bola volley, dan pameran UMKM.
Terpisah, Ketua Panitia Diamond Jubilee Paroki Ekukardo, Adi Jehoma menjelaskan, perayaan ini memang sengaja dirancang untuk memadukan nuansa rohani dengan kegembiraan budaya.
Desain kegiatan juga disesuaikan agar seluruh umat dapat merasakan kebersamaan dan sukacita dalam merayakan pencapaian bersejarah paroki.