Dukung Ketahanan Pangan Desa, Mahasiswa UNIKA Ruteng dan Kelompok Tani Sulap Lahan Tidur Jadi Tanah Subur

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:14 WIB
Mahasiswa Unika Ruteng KKN di Desa Gara saat gotong royong bersama warga  menyiapkan lahan untuk menanam sayuran (Foto: Dok. Maria Gerson)
Mahasiswa Unika Ruteng KKN di Desa Gara saat gotong royong bersama warga menyiapkan lahan untuk menanam sayuran (Foto: Dok. Maria Gerson)

Idenusantara.com-Mendukung peningkatan ketahanan pangan di desa, Mahasiswa Unika yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama kelompok tani di Desa Gara, Kecamatan Satar Mese, kabupaten Manggarai, provinsi NTT melaksanakan kegiatan gotong royong bersama warga setempat berupa pembersihan lahan pertanian serta pembuatan pupuk organik dari kotoran ayam, pada Selasa (26/08/2025).

Maria Gerson Sindriano kepada media ini mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan desa sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.

Baca Juga: Kukuhkan Bunda PAUD Provinsi NTT, Gubernur Melki; Bunda PAUD Motor Penggerak Pendidikan

"Gotong royong bersama warga disini bukan tanpa tujuan, melainkan untuk mendukung ketahanan pangan desa sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan", ungkap Maria Gerson.

Adapun pembersihan lahan itu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan petani setempat. Lahan yang sebelumnya ditumbuhi rumput liar kini telah siap digunakan untuk penanaman sayur dan komoditas pertanian lainnya.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang Kunjungi Teras Baca ANMOK, Dorong Budaya Literasi di Desa

Selain itu, mahasiswa KKN juga memperkenalkan teknologi sederhana dalam mengolah kotoran ayam menjadi pupuk organik.

"Kita juga memperkenalkan teknologi sederhana yakni mengolah kotoran ayam menjadi pupuk organik. Pupuk yang dihasilkan ini nantinya diharapkan mampu meningkatkan kesuburan tanah serta mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia", ujar Maria Gerson.

Baca Juga: SMP Negeri 10 Kota Komba Dapat Bantuan Pembangunan dan Rehabilitasi Gedung, Kepsek: Terima Kasih Pemda Matim

Kepala Desa Gara, Yohanes Mario Nombo menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan mahasiswa dan kelompok tani setempat.

“Apresiasi kami haturkan kepada mahasiswa yang telah menumbuhkan semangat kebersamaan diantara warga masyarakat.Kami bangga karena kegiatan ini bukan hanya membantu petani, tetapi juga memberikan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Kades Yohanes.

Lebih lanjut kades Yohanes menyampaikan yakni dengan adanya program ini, diharapkan Desa Gara kedepanya dapat lebih mandiri dalam mengelola lahan pertanian dan menghasilkan produk pangan yang sehat serta ramah lingkungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X