Kasus Rabies Bertambah, DPRD Manggarai Desak Penertiban dan Pemusnahan HPR

photo author
Dionisius Upartus Agat, Ide Nusantara
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 20:44 WIB
Wabup Manggarai, Fabianus Abu, mendatangi langsung rumah korban gigitan anjing di Kelurahan Karot untuk memastikan penanganan dilakukan secara cepat dan tepat
Wabup Manggarai, Fabianus Abu, mendatangi langsung rumah korban gigitan anjing di Kelurahan Karot untuk memastikan penanganan dilakukan secara cepat dan tepat

Ruteng, Idenusantara.com — Ancaman rabies di Kabupaten Manggarai mencapai titik kritis menyusul kasus gigitan anjing terhadap tiga warga di Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, pada Rabu (08/10/2025).

Menanggapi kekhawatiran yang meluas, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai agar segera mengambil tindakan ekstrem, termasuk pemusnahan anjing yang telah terkonfirmasi positif rabies, demi melindungi keselamatan publik.

Dalam Rapat Paripurna, anggota dewan menyuarakan urgensi krisis ini. Yohanes Rikardus Madu dari Fraksi PAN dengan tegas meminta Pemkab untuk tidak menunda tindakan tegas tersebut.

"Jangan menunggu korban bertambah baru ambil tindakan. Pemerintah harus bertindak cepat untuk memusnahkan anjing tersebut dan menelusuri hewan yang sempat kontak," tegas Rikardus.

Ia menekankan bahwa penanganan rabies adalah masalah nyawa manusia, bukan sekadar kesehatan hewan.

Senada dengan Rikardus, Avent Mbejak, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, mendesak adanya vaksinasi massal dan penertiban serius terhadap Hewan Penular Rabies (HPR) di seluruh Kota Ruteng, karena insiden Karot menunjukkan pengendalian di lapangan masih lemah.

"Kita tidak boleh menunggu sampai ada korban jiwa. Pemkab harus bertindak cepat, lakukan vaksinasi massal, penertiban, dan sosialisasi kepada masyarakat," ujar Aven, menyoroti perlunya koordinasi lintas dinas, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan anjing liar.

Wabup Jamin Tindakan Tegas Sesuai Prosedur

Menanggapi desakan dari wakil rakyat, Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, memberikan sinyal positif.

Wabup Fabi menegaskan Pemkab sejalan dengan DPRD dalam memprioritaskan keselamatan warga dan tidak akan ragu mengambil langkah yang diperlukan.

"Saya berterima kasih atas masukan dari teman-teman DPRD. Kami tidak akan ragu mengambil langkah tegas bila hasil observasi menunjukkan anjing itu positif rabies. Prinsipnya, keselamatan manusia adalah yang utama," ujar Wabup Fabi.

Dipastikan Wabup Fabi, korban gigitan sudah mendapat Vaksin Anti-Rabies (VAR) dan penanganan medis sesuai protokol.

Selain itu, Wabup Fabi mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memvaksin hewan peliharaan mereka dan segera melapor jika ada kasus gigitan, menegaskan bahwa peran serta masyarakat sangat penting untuk memutus rantai penularan wabah ini.

Sinergi antara eksekutif dan legislatif ini diharapkan menjadi dasar bagi langkah-langkah darurat yang lebih agresif dan terkoordinasi guna mencegah meluasnya ancaman rabies di wilayah perkotaan Ruteng.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dionisius Upartus Agat

Rekomendasi

Terkini

X