daerah

NTT Urut 9, Daftar Daerah dengan Tingkat Kasus Kekerasan Anak Tertinggi

Minggu, 26 Januari 2025 | 18:54 WIB
Gambar ilustrasi kasus kekerasan

NTT - Berdasarkan laporan real-time Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenpppa) pada periode 1 Januari hingga akhir Mei 2024, terdapat lebih dari 8.900 kasus kekerasan di Indonesia.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa perempuan menjadi korban kekerasan dengan persentase 79.9 persen, sedangkan pria hanya sebesar 20.1 persen.

Lebih ironis lagi, rata-rata usia korban kekerasan selama setengah tahun ini adalah anak-anak di bawah umur, yang mencapai 63.7 persen, sedangkan korban dewasa sebanyak 36.3 persen.

Daftar Daerah dengan Tingkat Kasus Kekerasan Anak Tertinggi

Berikut adalah daftar provinsi dengan kasus kekerasan anak tertinggi yang dikutip dari laporan Kemenpppa untuk periode 1 Januari 2024 hingga akhir Mei 2024:.

1. Jawa Barat: 719 korban
2. Jawa Timur: 600 korban
3. Sumatra Utara: 507 korban
4. Jawa Tengah: 449 korban
5. Nusa Tenggara Barat: 316 korban
6. Riau: 312 korban
7. Aceh: 307 korban
8. Kalimantan Timur: 299 korban
9. Nusa Tenggara Timur: 276 korban
10. Kalimantan Selatan: 272 korban

Jawa Barat mencatatkan angka tertinggi dengan 719 korban kekerasan anak.

Bahkan di sepanjang tahun 2023 saja, jumlah kekerasan anak di Kota Bandung, Jawa Barat saja mencapai angka 303 kasus.

Disusul oleh Jawa Timur dengan 600 korban anak-anak, dan Sumatra Utara dengan 507 korban.

Salah satu kekerasan anak yang viral terjadi di Sumut ini adalah video seorang bocah yang disiksa oleh tantenya dan dimasukkan ke dalam karung goni, pada Maret 2024 lalu.

Selanjutnya ada Jawa Tengah dengan jumlah korban kekerasan anak terbesar yakni mencapai 449 korban.

Ironisnya, di tahun sebelumnya, Provinsi Jawa Tengah mencatatkan 2.100 kasus kekerasan anak di sepanjang tahun 2023.

Selanjutnya, Nusa Tenggara Barat mencatatkan 316 korban, Riau dengan 312 korban, dan Aceh dengan 307 korban.

Kalimantan Timur juga melaporkan kasus kekerasan anak dengan 299 korban, sementara Nusa Tenggara Timur mencatatkan 276 korban, dan Kalimantan Selatan dengan 272 korban.***

Tags

Terkini