Idenusantara.com-Akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi yang melanda wilayah Manggarai Timur pada beberapa pekan terakhir ini mengakibatkan terjadi bencana alam berupa tanah bergerak dan tanah longsor di mana-mana termasuk salah satunya di wilayah Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur.
Terdapat salah satu titik longsor terbesar di ruas jalan Kabupaten yang menghubungkan Lewurla, Desa Wae Rasan menuju Kelurahan Lempang Paji tepatnya di tanjakan Wolo Belang, Kecamatan Elar Selatan. Longsor itu terjadi pada Selasa, 28 Januari 2025 lalu.
Oyan salah satu Pengguna jalan kepada Media ini pada Senin (3/2/2024) menerangkan, pasca terjadinya longsor itu hingga saat ini lalu lintas di jalan itu lumpuh total. Kendaraan baik sepeda motor maupun mobil tak bisa melintas, sebab lebar material longsor mencapai puluhan meter menutupi badan jalan itu dengan ketinggian tumpukan mencapai belasan meter.
Oyan mengatakan, pasca terjadinya longsor itu, ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur agar segera mengirimkan alat berat untuk membantu mengevakuasi material longsor itu yang kebetulan saat ini lanjutan pekerjaan jalan dari Lempang Paji menuju Kaong Kecamatan Elar.
"Sejak terjadinya longsor mobilitas pengguna jalan terhenti, baik kendaraan roda empat maupun roda dua tak bisa melintas. Kendaraan roda dua agak sangat sulit untuk bisa melintas, Pak, itupun mesti di gotong rame-rame" ungkapnya.
Menurutnya alat berat jenis buldozer pada 2 hari yang lalu tampak ada di lokasi untuk melakukan evakuasi material longsor, namun karena mungkin tumpukan material yang sangat banyak, apalagi titik longsor pada area tebing yang jurang dan terjal, buldozer tidak mampu untuk mengevakuasi material longsor itu alat berat itu telah meninggalkan lokasi.
Baca Juga: Jejak Karir dan Profil Patrick Kluivert Pelatih Timnas Indonesia
Oyan berharap Pemda akan segera mengurimkan alat berat ke lokasi agar mereka tak lagi mesti bergotong royong mengangkat motor saat lewat itupun mesti harus merogoh kocek.
"Semoga secepatnya pemda manggarai timur mengirimkan alat berat ke lokasi ini. Kasian jika kami melintas dengan kendaraan roda dua kami perlu membayar dengan uang atau rokok sebagai ucapan terima kasih kepada yang sudah membantu kami mengangat sepeda motor kami, " pungkasnya.