daerah

Jarang ke Sekolah, Anggota DPRD NTT Desak Dinas PPO Provinsi Copot Kepala Sekolah SMKN 3 ELAR

Selasa, 18 Maret 2025 | 20:14 WIB
Simprosa Rianasari Gandut, Anggota DPRD Prov NTT (Foto: Docpri @Osy Gandut)

Osy Gandut berjanji akan memperjuangkan nasib SMK N 3 ELAR sampai ke tingkat propinsi. Dirinya akan segera bertemu Kadis PPO Provinsi NTT untuk membicarakan nasib SMK ini, khususnya untuk pembangunan gedung dan prasarana lainnya.

Hal senada juga disampaikan Anggota DPRD Manggarai Timur, Rikard Persly. Ia berharap Dinas terkait segera memperhatikan hal ini secara serius.

Baca Juga: Vatikan Rilis Foto Terbaru Paus Fransiskus Sejak Dirawat di RS, Bapa Suci Terlihat Membaik

"Kami meminta Dinas PPO provinsi NTT agar segera turun langsung ke SMK N 3 ELAR untuk meninjau tentang keadaan sekolah ini.Anehnya juga saat saya tanya siswa ada yang tidak mengetahui nama kepala sekolah mereka. Ini mungkin akibat dari kepsek yang malas ke sekolah, bagaimana siswa mengenalnya jika ia jarang masuk sekolah. Tolong Dinas PPO segera tindak lanjuti hal ini, bila perlu ganti atau copot saja kepala sekolahnya", ungkap Rikard.

Rikard berharap Dinas PPO provinsi NTT agar segera menjawabi aspirasi masyarakat dan para guru terkait ketiadaan gedung di SMK N 3 ELAR ini.Dirinya berharap agar Dinas terkait segera membangun gedung di sekolah ini.

Osy Gandut dan Rikard Persly saat meninjau gedung SMK N 3 ELAR


Profile SMK N 3 ELAR

SMK N 3 ELAR merupakan salah satu lembaga pendidikan yang terletak di desa Lengko Namut, kecamatan Elar, kabupaten Manggarai Timur yang berdiri sejak maret 2022 silam dan mulai beroperasi pada tahun pelajaran 2022/2023.

Sejak berdirinya, sampai saat ini SMK N ELAR memiliki jumlah peserta didik sebanyak 63 orang, yang terbagi ke dalam 6 rombongan belajar (rombel).Dan pada tahun ini mereka akan menamatkan siswa angkatan pertama.Tenaga kependidikan berjumlah 13 orang serta pegawai 1 0rang sebagai kepala sekolah.

Proses pembelajaran di lalukan sore hari, dikarenakan SMK N 3 ELAR belum sama sekali memiliki sarana dan prasarana yang memadai.Akibat ketiadaan gedung untuk sementara mereka nebeng atau menggunakan gedung SDK Mombok untuk proses belajar mengajar.

 

Halaman:

Tags

Terkini