Diungkapkan sang ibu, kemandirian Cintya terlihat melalui keikutsertaan sang putri dalam kegiatan Pemilihan Putri Manggarai tanpa sepengetahuan mereka.
"Cintya tumbuh sebagai anak yang mandiri. Sejak kecil, dia selalu berusaha menyelesaikan urusannya sendiri. Bahkan, kami tidak diberitahukan keikutsertaannya dalam ajang ini," ungkap sang ibu.
Lebih lanjut diungkapkan sang ibu, selain mandiri, Cintya juga dikenal sebagai pribadi yang bertanggung jawab dengan tugas dan kewajiban, baik di sekolah maupun keseharian di rumah.
Ia berharap, prestasi yang didapatkan sang putri menjadi modal baginya untuk dapat mengembangkan potensi, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Manggarai.
"Semoga Cintya dapat mengemban amanah ini dengan baik dan menjadi contoh yang positif bagi semua. Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras dan kemandiriannya," pungkas sang ibu.
Harapan yang sama juga diungkapkan sang ayah. Sebagai orang tua, dia mengaku bangga dengan prestasi dan gelar yang dicapai oleh Cintya. Namun, ia mengingatkan sang putri untuk tidak membuatnya berpuas diri.
"Semoga Cintya tidak berpuas diri. Gelar ini diharapkan menjadi motivasi baginya untuk bisa mengukir prestasi yang sama di level nasional hingga internasional," ujar sang ayah.
Apresiasi juga ia berikan kepada panitia penyelenggara kegiatan. Ia berharap semakin banyak kegiatan serupa dijalankan untuk menggali potensi generasi muda Manggarai.
"Harapan kami sebagai orangtua, semoga kegiatan kreatif semacam ini tidak berhenti disini. Semakin banyak kegiatan-kegiatan lain yang dilakukan untuk mendukung potensi yang ada pada anak-anak muda di Manggarai', tutupnya.