daerah

Jalan Rusak Picu Aksi Protes, Camat Langke Rembong Tegaskan Pentingnya Komunikasi

Rabu, 17 September 2025 | 22:55 WIB
Camat Langke Rembong, Eremius Gonza Gau, SP melakukan mediasi penyelesaian masalah setelah aksi protes warga

Ruteng, Idenusantara.com — Aksi unik warga yang menanam pohon pisang di tengah jalan rusak di Kelurahan Pau dan Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, memicu respons cepat dari pihak Kecamatan Langke Rembong.

Meski sempat menjadi viral, Camat Eremius Gonza Gau, SP, memilih menyelesaikan masalah ini dengan pendekatan damai dan persuasif, menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara warga dan pemerintah.

Aksi yang dilakukan warga pada Minggu, 14 September 2025, merupakan bentuk kekesalan terhadap kondisi jalan yang sudah bertahun-tahun rusak dan sering tergenang air.

Warga menduga kerusakan ini diperparah oleh kendaraan berat milik PT Mayora yang melintas.

Menanggapi aksi tersebut, Camat Gonza langsung turun ke lokasi untuk memahami duduk persoalan.

Ia kemudian menginisiasi pertemuan di kantornya pada Senin, 15 September 2025, yang melibatkan perwakilan warga, utusan PT Mayora, dan jajaran lurah terkait.

Camat Gonza menjelaskan bahwa aksi penanaman pohon pisang itu sebenarnya merupakan bagian dari kegiatan kerja bakti kelompok basis gereja (KBG) setempat.

Meski demikian, aksi ini menjadi simbol protes warga yang merasa keluhan mereka tidak didengar.

"Warga merasa tidak ada perhatian serius dari pemerintah sehingga memilih memperbaikinya sendiri dalam bentuk kerja bakti umat Gereja," ungkap Camat Gonza.

Melalui pertemuan yang alot, Camat Gonza berhasil memediasi masalah ini hingga tercapai kesepakatan damai.

Para warga yang terlibat bersedia menandatangani surat pernyataan yang isinya mengakui perbuatan mereka dan berkomitmen untuk tidak mengulangi aksi serupa di masa mendatang.

Camat Gonza juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh warga Langke Rembong. Ia meminta agar setiap permasalahan disampaikan melalui jalur resmi, mulai dari tingkat RT, lurah, hingga langsung ke kantor kecamatan, alih-alih mengambil tindakan yang bisa merugikan banyak pihak.

"Kalau ada persoalan, silakan sampaikan melalui RT, Lurah, atau langsung ke saya. Jangan mengambil tindakan sendiri yang dapat merugikan orang banyak," pungkas camat Gonsa, menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan setiap masalah dengan cara yang bermartabat.

Terkini