Ruteng, Idenusantara.com - Aksi kemanusiaan mendalam ditunjukkan oleh para peserta balap sepeda internasional Tour de EnTeTe tahun 2025.
Etape ke-7 yang berlangsung di Kabupaten Ende pada Kamis, 18 September 2025, disulap menjadi sebuah 'charity race' (balapan amal) untuk menggalang dana bagi korban bencana banjir bandang di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Keputusan mulia ini diambil setelah etape yang seharusnya dimulai dari Kota Mbay menuju Kota Ende dibatalkan karena kondisi darurat bencana.
Alih-alih mengakhiri etape lebih cepat, panitia dan para pembalap dari 13 negara sepakat untuk menempuh rute baru sejauh 25 kilometer mengelilingi Kota Ende demi misi kemanusiaan.
Rp109juta Didonasikan untuk Korban Bencana
Aksi solidaritas ini berhasil mengumpulkan total donasi sebesar Rp109 juta. Seluruh uang tersebut berasal dari sumbangan para peserta.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada para pembalap atas inisiatif kepedulian yang dilakukan.
Gubernur Melki menyebut, tindakan para atlet ini membuktikan bahwa semangat kemanusiaan tidak pernah padam, bahkan di tengah kompetisi yang sarat persaingan.
"Kami, atas nama Pemerintah Provinsi NTT, merasa sangat terharu dan bangga dengan jiwa sosial yang luar biasa mulia ini," ujar Gubernur Melki.
Lebih lanjut, Gubernur Melki menegaskan bahwa nilai-nilai kemanusiaan jauh lebih penting daripada sekadar gelar juara.
Ia mengapresiasi para pembalap yang telah menjadikan hadiah kemenangan mereka sebagai alat untuk membantu sesama.
"Lebih dari sekadar gelar juara dan kecepatan di lintasan, mereka telah mengajarkan kita semua sebuah pelajaran berharga, bahwa kepedulian terhadap sesama adalah kemenangan terbesar," tambahnya.
Gubernur Melki berharap, semangat solidaritas ini dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak, tidak hanya di dunia olahraga, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Aksi charity race ini, lanjutnya, menjadi warisan berharga dari Tour de EnTeTe yang tidak akan pernah terlupakan.