daerah

Orda Lengko Elar Malang Gelar Penerimaan Anggota Baru dan Syukuran Wisuda di Pantai Parang Dowo

Selasa, 30 September 2025 | 06:07 WIB
Orda Lengko Elar Malang (Foto: Myrtha .G)

Menurut Gordi selaku ketupel, kegiatan ini tidak hanya soal penerimaan anggota baru, melainkan juga momentum konsolidasi organisasi. Ia menegaskan bahwa dalam perjalanan keorganisasian, nilai solidaritas harus selalu dijaga.

“Kami ingin setiap anggota, baik baru maupun lama, merasakan rasa memiliki terhadap Orda. Melalui kegiatan ini, kita belajar arti persatuan, pengorbanan, dan saling mendukung. Tema tahun ini adalah pengingat bahwa kita semua bersaudara. Dalam kehidupan mahasiswa yang penuh tantangan, Orda hadir sebagai ruang untuk saling menguatkan, baik dalam suka maupun duka,” katanya.

Baca Juga: AJI Indonesia: Pencabutan Kartu Identitas Liputan Istana Pembungkaman Terhadap Pers

Acara syukuran wisuda juga menjadi simbol keberhasilan bersama. Para anggota meyakini bahwa ketika satu orang berhasil, maka keberhasilan itu juga milik seluruh keluarga besar Orda Lengko Elar. Alfonsius Sikarnut S.Pd sebagai wisudawan mencontohkan bahwa ketekunan, kedisiplinan, serta doa orang tua menjadi modal penting dalam menyelesaikan studi.

Dalam kesempatan ini juga Rike selaku ketua orda menyampaikan harapan agar semakin banyak mahasiswa terutama di orda lengko Elar yang bisa menyelesaikan studi tepat waktu.

“Kita harus saling mendukung. Jangan ada yang merasa sendirian, karena di sini kita keluarga. Ketika ada masalah, mari selesaikan bersama,” ucapnya.

Baca Juga: Kartu Wartawan CNN Indonesia Disita Istana, Dewan Pers dan PWI Mengecam Keras Minta Kebebasan Pers Dihormati

Kegiatan pun ditutup dengan doa bersama, sebagai wujud syukur atas keberhasilan yang sudah diraih dan harapan untuk langkah ke depan. Dengan suasana pantai yang tenang, doa itu menjadi pengikat spiritual seluruh anggota Orda Lengko Elar.

Secara keseluruhan, acara ini bukan sekadar penerimaan anggota baru dan syukuran wisuda, tetapi juga sarana mempererat tali persaudaraan. Tema yang diangkat benar-benar terasa dalam setiap rangkaian kegiatan, menegaskan pentingnya kebersamaan dan solidaritas di tengah perantauan.

 

(Laporan: Myrtha Goreti) 

Halaman:

Tags

Terkini