Ruteng, Idenusantara.com — Distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, kembali terganggu sejak Selasa pagi (14/10/2025).
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Komodo mengonfirmasi bahwa gangguan ini bukan karena kerusakan jaringan, melainkan dampak dari pemadaman listrik di jalur penyulang Mano.
Direktur Utama Perumda Tirta Komodo Ruteng, Marsel Sudirman, menjelaskan bahwa pemadaman listrik menyebabkan mesin pompa air dari sumber vital Wae Decer—yang melayani pelanggan di Zona Timur II Kecamatan Langke Rembong—berhenti beroperasi.
Akibatnya, aliran air ke area seperti Hombel, Karot, Kumba, dan sekitarnya terhenti sementara. Gangguan diperkirakan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 Wita.
"Ketika pasokan listrik padam, otomatis mesin pompa tidak bisa beroperasi. Ini faktor eksternal di luar kendali kami," ujar Marsel.
Ia menambahkan, tim teknis langsung menormalisasi tekanan air setelah listrik kembali menyala agar distribusi stabil.
Menyikapi kondisi ini, Perumda Tirta Komodo mengimbau masyarakat agar menghemat pemakaian air dan menampung air cadangan saat aliran masih lancar untuk mengantisipasi gangguan mendesak.
Sebagai upaya jangka panjang, Perumda sedang berkoordinasi dengan PLN Ruteng untuk memitigasi dampak pemadaman.
Selain itu, perusahaan juga berencana mengadakan genset cadangan di sumber-sumber air strategis seperti Wae Decer dan Wae Ces.
"Kami sedang berproses untuk memiliki genset di instalasi vital. Tujuannya supaya kalau listrik padam, pompa tetap bisa berjalan," tutup Marsel, sembari meminta pelanggan tetap tenang dan bersabar hingga pasokan air pulih sepenuhnya.