daerah

Serap Aspirasi Masyarakat Rikard Persly Gelar Reses di Rana Gapang

Minggu, 19 Oktober 2025 | 10:13 WIB
Rikard Persly saat reses di Dusun Weong-Rana Gapang (Foto: Jhii Serlenso-Idenusantara.com)

Rikard meminta kepada Pemerintah Daerah Manggarai Timur agar memperhatikan segala keluhan masyarakat di Desa ini.

“Dengan kondisi kekurangan air minum bersih, irigasi yang belum memadai, juga rumah yang masih kategori belum layak huni, juga faktor penunjang pendidikan dan persoalan lainnya yang masih kurang seperti ini, maka pemerintah daerah Manggarai Timur melalui dinas-dinas terkait agar memperhatikan secara serius dan kiranya segera menanggapi terkait keluhan masyarakat, " ujar Rikard.

Sementara itu, Mikael Nggawal salah seorang masyarakat Desa Rana Gapang yakni warga Dusun Weong mengapresiasi kegiatan reses yang dilakukan oleh Anggota DPRD Manggarai Timur Fraksi Partai Golkar, Rikard Persly.

“Faktor penunjang pendidikan, kesehatan, rumah layak huni, irigasi, Air minum bersih, infrastruktur jalan dan masih banyak persoalan lainnya merupakan kebutuhan paling utama bagi masyarakat yang ada disini. Oleh karena itu, kami titip kepada Anggota DPRD Manggarai Timur Pak Rikard Persly agar memperhatikan serta memperjuangkannya dalam lima tahun kedepan. Kami juga berharap ini menjadi usulan prioritas masyarakat Elar khususnya Desa Rana Gapang,” ungkap Mikael.

Baca Juga: Daftar Bintang Senior Timnas Indonesia Yang Kemungkinan Tersisih Menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030

Kegiatan reses Anggota DPRD Matim Rikard Persly disambut positif oleh masyarakat Elar. Falens Jehamat yang merupakan seorang Guru menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Manggarai Timur Rikard Persly atas kegiatan reses hari ini.

“Apresiasi yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Bapak Dewan yang telah mengunjungi kami. Apa yang Pa Rikard lakukan hari ini merupakan wujud kepedulian dan mau mendengarkan suara kita untuk kepentingan banyak orang. Oleh karena itu mari kita dukung kegiatan ini,” ungkap Falens.

Selanjutnya Falens Jehamat menyampaikan harapan juga terkait beberapa gedung sekolah di Desa Rana Gapang salah satunya gedung sekolah SDN Reweng.

"Kami titip lewat Bapa Dewan agar bisa memperjuangkan tambahan ruangan sekolah di desa kami salah satunya di SDN Reweng. Saat ini kami di SDN Reweng masih butuh dua ruangan kelas untuk dibangun kembali dan juga WC Sekolah, Pak, " terangnya.

Baca Juga: Raker Bersama Bawaslu, Bupati Nabit: Urgensi Adaptasi dan Penguatan Kelembagaan

Ia berharap pemerintah melihat kondisi sekolah bukan sebagai bangunan semata, tapi sebagai pondasi masa depan desa.Dirinya berharap agar nasib SDN Reweng bisa diperjuangkan oleh Rikard Persly kedepannya.

Marsel Senek, warga dusun Tirus juga menyampaikan aspirasi terkait ketidakjelasan terkait status jalan di Desa Rana Gapang.Menurutnya pemerintah daerah telah menciptakan kebingungan di tengah masyarakat.

"Jujur selama ini kami bingung, Pak. Lewat reses ini mohon teruskan suara kami agar pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur perjelas status jalan Desa di Desa Rana Gapang.Bila perlu Copot SK Bupati 46 soal status jalan di Desa Rana Gapang," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama Maksimus Sunadin menyoroti terkait pembangunan infrastruktur jalan di kecamatan Elar, yang dimana menurutnya sangat tidak adil dalam hal pembagian kue pembangunan, sementara masyarakat selalu bayar pajak.

"Bertahun-tahun Elar selalu menjadi Sorotan publik karna jalan jelek. Kalau Elar Selatan sudah mendapatkan dana Miliaran sedangkan Elar Cuman dapat 600 Meter. Pembangunan pun dimulai dari Ekor. Bukannya dari Watunggong menuju Elar merupakan akses utama. Apa salahnya di bangun dari sana ataupun bangun juga di Kelok dan Dor di wilayah Rembong Raya yang selama ini viral dan miris kisahnya. Tahun kemarin alasan covid dan tahun ini alasan efisiensi, tahun depan alasan apalagi, masyarakat selalu bayar pajak, " ucapnya dengan nada kecewa dan sinis.

Halaman:

Tags

Terkini