daerah

Negara Habiskan Rp 114 Miliar untuk Ruas Jalan Menuju Wae Kelambu Labuan Bajo, Kualitas Buruk Drainase dan TPT Mulai Rusak Parah

Sabtu, 1 November 2025 | 10:42 WIB
Kondisi Mortal proyek jalan menujua Wae Kelambu

“Proyek ini kalau tidak salah dikerjakan mulai tahun lalu. Namun kualitasnya tidak mendukung, tidak memuaskan. Drainase sudah mulai rusak. Bahkan mereka tidak plaster. Baby jalan juga sudah mulai rusak,” ujar warga tersebut, menyiratkan adanya dugaan pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

Penting untuk dicatat bahwa laporan kerusakan ini berfokus pada pekerjaan yang sudah selesai di tahun-tahun sebelumnya. Pekerjaan yang dianggarkan pada tahun 2025 masih dalam tahap pengerjaan, sehingga belum dapat dinilai kondisinya.

Permintaan Klarifikasi Belum Terpenuhi

Hingga berita ini diturunkan, Sugeng Rochadi, yang disebut sebagai Direktur Utama PT. Brantas Abipraya (Persero) belum berhasil dikonfirmasi untuk mendapatkan klarifikasi.

Desakan publik dan sorotan media ini diharapkan dapat mendorong audit kualitas dan pertanggungjawaban segera, demi memastikan infrastruktur vital Labuan Bajo ini memiliki daya tahan jangka panjang sesuai standar Proyek Strategis Nasional.

Berikut daftar beberapa proyek yang dikerja PT. Brantas Abipraya di Kota Labuan Bajo

1. Puncak Waringin 

Brantas Abipraya juga juga mengerjakan proyek peningkatan fasilitas penunjang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-42 lalu di Labuan Bajo, yakni di Puncak Waringin, proyek Penataan Jalan dan Trotoar pada Ruas Sp. Binongko – Sp. Sylvia, dan Markas Komando (Mako) Polres Manggarai Barat. 

 2. Embung Anak Munting

Brantas Abipraya juga membangun Embung Anak Munting di Labuan Bajo sebagai salah satu upaya peningkatan infrastruktur sumber daya air nasional, Embung Anak Munting dapat dapat menampung air dengan kapasitas hampir 160.000 meter kubik, dengan luas genangan 4,5 hektare (ha).

3. Waterfront 

Brantas Abipraya juga mengerjakan proyek pembangunan infrastruktur KSPN Super Prioritas Labuan Bajo Zona tiga dan Zona lima yang dikenal dengan Waterfront Marina, ikon Labuan Bajo.

Bangun Infrastruktur Labuan Bajo, Negara Habiskan Rp 1,3 T

Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran Rp 1,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur strategis di Labuan Bajo pada tahun 2020.

Halaman:

Tags

Terkini