Ejhi juga berterima kasih kepada media online yang telah memberitakan tentang kisah pilu Tasia.
"Terima kasih yang berlimpah untuk teman-teman jurnalis yang telah menuliskan kisah pilu adik Tasia.Kiranya coretan pena kita terus menghadirkan berkat bagi sesama yang membutuhkan," ucapnya.
Pesan Harapan dari Owner IJ Jastip Logistik
Sementara itu, Imelda Frima menegaskan bahwa bantuan ini bukan hanya dari dirinya pribadi, melainkan juga bentuk dukungan dari teman-teman IJ Jastip Logistik yang menitipkan kepedulian mereka melalui dirinya.
“Ini bantuan dari saya dan juga teman-teman saya.Kami peduli Tasia.Dalam hidup, kesulitan bukan alasan untuk menyerah. Saya berharap Tasia bisa tetap kuat, giat belajar, dan suatu hari bisa mengangkat derajat keluarga. Semoga kedua neneknya juga senantiasa diberi kesehatan dan dijauhkan dari segala penyakit,” tutur Imelda penuh haru.
Ungkapan Syukur dari Tasia
Dengan wajah polos namun penuh semangat, Tasia menyampaikan rasa terima kasih mewakili keluarganya.
“Saya berterima kasih kepada semua pihak terutama Ibu Imelda dari IJ Jastip yang sudah menitipkan bingkisan peduli kasih untuk membantu kami. Bantuan ini sungguh membuat saya lebih bersemangat lagi untuk belajar demi masa depan,” ujar Tasia.
Apresiasi Warga untuk IJ Jastip Logistik
Kehadiran Imelda Frima juga mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Seorang warga di Kampung Gorong menyampaikan harapannya agar bisnis jasa titip (Jastip) yang dikelola Imelda terus berkembang.
“Semoga IJ Jastip Logistik kedepannya terus dilimpahkan rejekinya oleh Tuhan dan semakin maju, sehingga masyarakat Manggarai raya pada umumnya tidak perlu repot ke Surabaya atau kota besar lainnya untuk membeli barang. Layanan ini bisa membantu banyak kalangan, terutama yang membutuhkan akses lebih mudah,” ungkapnya.