Selain itu, Ende juga menyimpan makam Ibu Amsi, mertua Soekarno, yang merupakan bagian dari jejak sejarah keluarga Soekarno di kota ini. Penduduk setempat dengan bangga memelihara dan menghormati peran besar yang dimainkan oleh Bung Karno dalam sejarah modern Indonesia.
Setiap sudut rumah membawa suasana nostalgia, seolah membawa pengunjung kembali ke masa 1930-an.
Arsitektur dan Koleksi
Rumah pengasingan ini mempertahankan bentuk aslinya: bangunan panggung sederhana bergaya kolonial, dengan dua kamar tidur, ruang tamu, dan ruang kerja. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat berbagai barang peninggalan Bung Karno, seperti:
• Meja kerja dan kursi asli yang sering digunakan beliau menulis.
• Foto-foto dokumentasi masa pengasingan.
• Buku-buku bacaan yang menginspirasi pemikiran politiknya.
• Alat rumah tangga sederhana yang digunakan keluarga.