daerah

Rapat Kerja Bersama Para Kepala Daerah se-NTT, Gubernur Melki Tekankan Semangat Kolaborasi dan Kerja Inovatif

Sabtu, 22 November 2025 | 05:38 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat membuka Rapat Kerja Gubernur bersama Wali Kota Kupang dan Para Bupati se-Provinsi NTT

 


Idenusantara.com-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, membuka Rapat Kerja Gubernur bersama Wali Kota Kupang dan Para Bupati se-Provinsi NTT pada Jumat, (21/11/2025), bertempat di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT.

Rapat kerja yang mengusung tema “Membangun NTT Lebih Maju Melalui Kolaborasi Inovatif” ini dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Plh. Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Flori Rita Wuisan, para Bupati/Wakil Bupati se-NTT, Kepala Kantor Dirjen Perbendaharaan NTT, Adi Setyawan, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Nusa Tenggara–Bali, Pimpinan Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, serta para Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Provinsi NTT.

Baca Juga: Kisah Pilu Oma Dora, Lansia dari Kampung Lalang Yang Jalani Hidup Serba Keterbatasan dan Respon Kapolres Manggarai

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa pelaksanaan rapat kerja ini sangat relevan dengan berbagai tantangan dan peluang pembangunan NTT, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Di tengah dinamika kebijakan efisiensi anggaran, kita dituntut melakukan inovasi dalam tata kelola keuangan agar belanja daerah tepat biaya, tepat sasaran, dan tepat guna,” tegasnya.

Gubernur Melki mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui strategi intensifikasi dan ekstensifikasi, termasuk evaluasi tarif pajak dan retribusi agar tetap sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya mencari sumber-sumber pendapatan baru tanpa membebani rakyat.

Baca Juga: Gurita Bisnis Tambang Gubernur Sherly Tjoanda, JATAM Singgung Konflik Kepentingan di Maluku Utara

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki Laka Lena turut menyoroti meningkatnya risiko perubahan iklim ekstrem yang berdampak pada ketahanan daerah. Ditegaskannya bahwa sinergi antar daerah dan lintas sektor sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.

“Kita perlu berinovasi dalam mengembangkan sistem peringatan dini yang efektif dan infrastruktur yang adaptif. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Anggaran mitigasi bencana harus kita dorong lebih kuat,” ujarnya Gubernur Melki.

Sementara itu, terkait dengan isu kesehatan, Gubernur Melki juga menekankan perlunya pendekatan baru dalam menangani kompleksitas persoalan kesehatan, mulai dari pemerataan layanan, peningkatan fasilitas, hingga ketersediaan SDM kesehatan yang memadai.

Baca Juga: Bantu Warga Stroke di Matim, Bripka Heribertus Tena Dapat Apresiasi Kapolda NTT

Menutup arahannya, Gubernur Melki mengajak seluruh pemangku kepentingan memanfaatkan Rapat Kerja ini sebagai wadah berbagi gagasan, pengalaman, dan merumuskan langkah konkret untuk pembangunan NTT.

“Saya yakin kita semua memiliki mimpi dan harapan yang sama agar daerah ini maju dan berkembang lebih baik melalui kolaborasi dan kerja-kerja inovatif,” pungkasnya.

 

Halaman:

Tags

Terkini