daerah

Waspada Cuaca Ekstrem Jelang Nataru, Gubernur Melki Instruksikan Untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 6 Desember 2025 | 09:32 WIB
Gubernur Melki saat memimpin Rapat Koordinasi Antisipasi Bencana Hidrometeorologi dan Kesiapsiagaan Antisipasi Mobilisasi Masyarakat saat Liburan Natal dan Tahun Baru di Provinsi NTT (Foto: Biro Setda Prov NTT)

Idenusantara.com-Waspada cuaca ekstrem menjelang natal dan tahun baru, pemprov NTT melaksanakan Rapat Koordinasi Antisipasi Bencana Hidrometeorologi dan Kesiapsiagaan Antisipasi Mobilisasi Masyarakat saat Liburan Natal dan Tahun Baru di Provinsi NTT.

Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan agar melakukan identifikasi ulang pada titik rawan banjir dan longsor.

“Sejak awal kami minta untuk lakukan identifikasi ulang titik-titik rawan banjir, longsor, dan wilayah berpotensi terisolasi. Kita harus belajar banyak dari kejadian banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat kemarin”, ujar Gubernur Melki saat memimpin Rapat Koordinasi Antisipasi Bencana Hidrometeorologi dan Kesiapsiagaan Antisipasi Mobilisasi Masyarakat saat Liburan Natal dan Tahun Baru di Provinsi NTT pada Kamis, (4/12/2025).

Baca Juga: Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak di Kelok, Warga Rembong Raya Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata

Rapat tersebut diadakan di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Provinsi NTT, Jl. Timor Raya, Kompleks NTT Fair, Lasiana, Kupang.

Rapat Koordinasi yang digelar secara daring dan luring ini dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT, Johanis Asadoma, para Bupati se-NTT, Jajaran Forkopimda Provinsi NTT, Kepala BMKG Kupang, Kepala BPBD Provinsi dan Kabupaten/kota, Kepala Kantor Basarnas Klas II Kupang, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tenau Kupang, GM PT Angkasa Pura I Bandar Udara El Tari Kupang, GM PT Pelindo (Persero) Regional 3 Sub Regional Bali Nusra Tenau Kupang, dan Manager PT. ASDP Ferry Indonesia Cabang Kupang.

Rapat Koordinasi ini dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dan memastikan kesiapsiagaan seluruh stakeholder untuk menghadapi peningkatan potensi bencana hidrometeorolgi di wilayah NTT, dan tingginya mobilisasi masyarakat serta arus barang menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga: Dari OVOP sampai MBG : Arahan Wakil Gubernur Johni Asadoma di Kantor Bupati Manggarai

Terkait kondisi cuaca dan ancaman bencana hidrometeorologi, Gubernur Melki Laka Lena mengingatkan potensi bencana seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, hingga gelombang tinggi dan aktivitas gunung api yang mengancam wilayah NTT.

“Dalam beberapa hari ini sudah ada pembatalan pelayaran dan penerbangan akibat cuaca buruk. Ini yang harus menjadi perhatian dan kita perlu antisipasi secara baik”, ujar Gubernur Melki.

Kepada para Bupati dan Wali Kota, Gubernur menginstruksikan agar memperhatikan beberapa hal penting berikut ini :

1. Menetapkan status siaga darurat bencana dan membentuk Posko Siaga Darurat Bencana dengan melibatkan Perangkat Daerah terkait, unsur TNI/Polri dan relawan sampai tingkat kecamatan dengan mengoptimalkan peran Camat dalam penanggulangan bencana (Kecamatan Tangguh Bencana) dan hotline number (call center) yang bisa dihubungi setiap saat oleh masyarakat sebagai pusat informasi.

2. Melaksanakan apel siaga bencana di daerah masing-masing dan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana di Kota dan Kabupaten, meningkatkan koordinasi, memperkuat sinergi antara Pemerintah, TNI/Polri dan seluruh unsur pentaheliks dalam upaya mitigasi, dan memastikan perlindungan masyarakat sebagai prioritas utama dalam seluruh tahapan penanggulangan bencana.

 

Halaman:

Tags

Terkini