Idenusantara.com-Hampir beberapa pekan terahir hujan lebat terus mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai Timur. Akibat dari peristiwa ini pada Minggu, 14 Desember 2025 terjadi tanah longsor yang sangat besar yang mengakibatkan ruas jalan Kabupaten penghubung Elar-Lempang Paji-Elar Selatan tertutupi material tanah longsor.
Akibat material longsor tersebut, akses transportasi yang menghubungkan dua wilayah Kecamatan Elar Selatan dan Kecamatan Elar itu lumpuh total.
Baca Juga: IKBEM Gelar Pemilihan Dan Pelantikan Ketua Baru Periode 2025–2026
Kepada Media ini Camat Elar , Ponsianus Darsuman, pada Senin 15 Desember 2025, menerangkan, longsor itu tepatnya di Wolo Noa wilayah Desa Golo Munde Kecamatan Elar tepatnya di perbatasan kedua wilayah Kecamatan Elar dan Elar Selatan itu. Longsor terjadi akibat hujan lebat, pada Minggu malam.
"Petugas kami baru pulang dari lokasi bencana untuk monitor sekaligus untuk melakukan koordinasi dengan pj. Kades Nambe Munde agar memberitahukan kepada warga di sekitar lokasi bencana untuk tetap waspada antisipasi longsor susulan dan kami sudah kirimkan laporan ke pemda terkait ini" terangnya.
Lanjutnya, Berdasarkan laporan petugas dari lapangan, volume longsor diperkirakan sekitar 50 meter. Material berupa tanah berlumpur, batu dan pohon-pohon besar menghalangi badan jalan.
Camat Ponsianus mengatakan, longsor itu memutuskan badan jalan, dan material longsor menutupi badan jalan, sehingga menyebabkan arus lalu lintas di dua wilayah Kecamatan itu putus total.
"Saat sekarang akses lumpuh total, sementara tidak bisa lewat, baik kendaraan roda dua, maupun roda empat," ujar Camat Ponsianus.
Ponsianus mengatakan, terkait dengan longsor itu, ia juga sudah menghubungi pihak Dinas PUPR dan BPBD.Dari Pihak Dinas siap untuk membantu alat berat melakukan evakuasi material longsor tersebut. Dan saat ini juga peralatan dari Bajawa sudah tiba di lokasi untuk pembersihan longsor.
"Saya sudah lakukan koordinasi dengan Dinas PUPR dan BPBD, dan jawabannya mereka siap berupaya bantu untuk lakukan evakuasi terhadap longsor tersebut.Saat ini alat dari Bajawa sudah di lokasi longsor" ujarnya.
Ia berharap agar longsor itu segera diatasi agar akses lalu lintas bisa normal kembali.
Karna jalan itu sangat strategis bagi warga masyarakat di dua kecamatan tersebut untuk mengangkut hasil pertanian dan lain sebagainya, termasuk jalan itu juga merupakan akses warga dari dan menuju Kabupaten Ngada.