internasional

Kondisi Paus Fransiskus Terus Membaik; Berdoa Bagi Myanmar, Thailand, dan Korsel

Minggu, 30 Maret 2025 | 15:55 WIB
Kondisi Paus Fransiskus Terus Membaik; Berdoa Bagi Myanmar, Thailand, dan Korsel (Foto: REUTERS)


Idenusantara.com-Pemimpin tertinggi Agama Katolik, Paus Fransiskus disebut dalam kondisi membaik dalam pemulihan di rumah setelah lima pekan dirawat di rumah sakit karena pneumonia ganda.Sumber Vatikan mengatakan bahwa suara Paus kini sudah lebih kuat.Kepala Gereja Katolik berusia 88 tahun itu juga mengikuti situasi dunia terkini, dan berdoa bagi para korban gempa bumi dahsyat yang melanda Myanmar dan Thailand, termasuk kebakaran hebat di Korea Selatan.


Dalam telegram yang diterbitkan oleh Vatikan, Paus Fransiskus mengatakan "sangat sedih dengan hilangnya nyawa dan kehancuran yang meluas" yang disebabkan gempa bumi di Myanmar.

Baca Juga: Perangi TPPO di NTT Umbu Rudi Kabunang Ajak Kader Partai Golkar Jadi Garda Terdepan

Paus Fransiskus juga memanjatkan doa bagi para warga yang meninggal, keluarga yang ditinggalkan, dan para pekerja darurat.

Paus Fransiskus turut mengirimkan telegram untuk menyampaikan keprihatinan dan doanya menyusul kebakaran hutan terburuk di Korea Selatan belakangan ini. Diperkirakan sudah lebih dari 28 orang meninggal saat ini.

Baca Juga: Mengenal Hari Raya Nyepi, Rangkain Upacara Adat yang Sakral dan Penuh Makna


Diketahui Paus Fransiskus meninggalkan rumah sakit Gemelli di Roma pada akhir pekan lalu, kembali ke rumahnya di Vatikan untuk pemulihan, kata dokter, membutuhkan setidaknya dua bulan.

Pada Jumat (26/3) Vatikan mengatakan bahwa Paus Fransiskus melanjutkan fisioterapi motorik dan pernapasan dan "kondisinya membaik, termasuk kemampuannya untuk berbicara."

Baca Juga: Makna Hari Raya Nyepi


Saat sebelum pulang, Paus asal Argentina itu mengucapkan terima kasih kepada para simpatisan dari balkon rumah sakit, suaranya terdengar lemah dan terengah-engah.Itu penampilan pertamanya di depan publik sejak ia dirawat pada 14 Februari.

Salah satu dokternya, Sergio Alfieri, sebelumnya mengatakan bahwa dengan pneumonia ganda, paru-paru rusak dan otot-otot pernapasan tegang, sehingga butuh waktu bagi suara untuk kembali normal.

Baca Juga: Soal Dana PIP, Kadis PPO Manggarai Timur Akan Panggil Kepala SDI Wae Kool

Pihak Vatikan mengatakan Paus menggunakan semakin sedikit oksigen aliran tinggi untuk membantunya bernapas, tetapi masih menggunakannya dalam beberapa waktu.

Paus Fransiskus tidak menerima pengunjung minggu ini selain dari "kolaborator terdekatnya", katanya. Ia juga disebut dalam semangat yang baik setelah keluar dari RS.

Halaman:

Tags

Terkini