IDENUSANTARA.COM - Presiden Republik Federasi Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menilai kebijakan tersebut sejalan dengan upaya global memerangi kelaparan dan kemiskinan, sebagaimana diusung dalam Aliansi Global Melawan Kelaparan dan Kemiskinan yang diluncurkan Brasil saat memimpin forum G20.
Pernyataan itu disampaikan Presiden Lula dalam konferensi pers bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10/2025), usai melakukan pertemuan bilateral yang membahas penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Brasil.
"Kita tahu bahwa tidak ada pembangunan berkelanjutan tanpa mengatasi kelaparan dan kemiskinan. Aliansi Global Melawan Kelaparan dan Kemiskinan yang diluncurkan selama kepresidenan Brasil di G20 telah mendapatkan dukungan dari Indonesia sejak awal. Kebijakan makan sekolah dari pemerintahan Presiden Subianto layak mendapat pengakuan kami hari ini, karena menjadi bagian dari program percepatan pelaksanaan Aliansi tersebut," ujar Presiden Lula.
Baca Juga: Presiden Brasil Lula da Silva Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Menurut Presiden Lula, program makan bergizi gratis yang digagas Presiden Prabowo menunjukkan arah kepemimpinan Indonesia yang berpihak pada kesejahteraan rakyat dan masa depan generasi muda. Ia menilai kebijakan tersebut bukan sekadar program sosial, melainkan fondasi penting untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan sehat.
"Kebijakan makan bergizi gratis mencerminkan komitmen moral dan politik Indonesia untuk melawan akar kemiskinan. Langkah ini sejalan dengan semangat yang juga kami jalankan di Brasil, yaitu memastikan setiap anak berhak atas makanan bergizi agar dapat belajar dan tumbuh dengan baik," tegas Lula.
Presiden Brasil yang dikenal dengan inisiatif Zero Hunger (Fome Zero) pada masa pemerintahannya terdahulu itu juga mengajak negara-negara berkembang lainnya untuk menjadikan kebijakan sosial berbasis pangan sebagai prioritas pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga: Gubernur NTT : Sinergi Tiga Batu Tungku Kunci Peningkatan Mutu Pendidikan di NTT
Selain memuji kebijakan MBG, Presiden Lula juga menegaskan komitmen untuk memperkuat kemitraan strategis antara Brasil dan Indonesia, terutama di bidang ekonomi, perdagangan, dan pembangunan berkelanjutan.
Ia mengingatkan bahwa kedua negara memiliki potensi besar sebagai dua ekonomi tumbuh pesat dan demokrasi besar di belahan dunia selatan.
"Rakyat Indonesia dan rakyat Brasil layak bagi kita untuk berkorban lebih banyak agar perdagangan antara kedua negara tumbuh sejalan dengan perkembangan populasi dan potensi ekonomi. Kita akan bekerja keras agar Brasil dan Indonesia menjadi dua mitra penting dalam geografi ekonomi dunia," ujar Lula.
Dalam kesempatan yang sama, Lula menyoroti pentingnya mempercepat penyelesaian Perjanjian Perdagangan Preferensial (PTA) antara Indonesia dan blok ekonomi Mercosur, yang beranggotakan Brasil, Argentina, Paraguay, dan Uruguay.
Ia berharap perundingan dapat diselesaikan sebelum akhir masa jabatannya.
Artikel Terkait
HUT ke-61 Partai Golkar, DPD II Golkar Matim Gelar Jalan Sehat
PMKRI Ruteng Goes to School, Komitmen Bersama Cegah Kekerasan Seksual dan Pergaulan Bebas
Hasil MotoGP Australia 2025: Raul Fernandes Raih Kemenangan Perdana, Poin Bagnaia Disalip Bezzecchi
Resmi! Erick Thohir Umumkan Pelatih Timnas Indonesia, Siapa Sosok Pengganti Patrick Kluivert?
Tampar Argentina Dengan Skor Telak, Timnas U-20 Maroko Juara Piala Dunia U-20 2025
Akun Pembuat Meme Bahlil Lahadalia Dilaporkan ke Polisi, AMPG: Ini Bukan Kritik Tapi Penghinaan
Bahlil Sering Diframing Jahat padahal Berpihak Pada Rakyat