1. Uskup Agung Bologna Kardinal Mateo Zuppi (69 tahun)
Dilansir dari Majalah Time, pada Selasa (7/5/2025), Zuppi dianggap sebagai salah satu kandidat terkuat pengganti Paus Fransiskus.
Sebabnya, ia memiliki kedekatan dengan Paus Fransiskus sehingga digadang-gadang siap untuk meneruskan kepemimpinan pendahulunya.Zuppi pernah diangkat menjadi Uskup Agung Bologna, Italia oleh Paus Fransiskus pada 2015.
Jabatan yang diemban Zuppi menjadi salah satu posisi paling berpengaruh di Italia.Setelah itu, Zuppi ditunjuk sebagai Presiden Konfederasi Uskup pada 2022.
Paus Fransiskus kemudian memberikan tugas baru kepada Zuppi kepada utusan perdamaian untuk urusan Ukraina pada 2023.
Baca Juga: Bantu Anak Kurang Mampu, Prabowo Janjikan Bangun Sekolah Asrama Minimal 100 Pertahun
2. Menteri Luar Negeri Vatikan Kardinal Pietro Parolin (70 tahun)
Media-media di Italia menggambarkan Parolin sebagai pewaris Paus Fransiskus.Sepanjang hidupnya, ia dikenal sebagai seorang diplomat kawakan untuk Vatikan dan pernah bertugas di Venezuela, Nigeria, dan Meksiko.
Ia juga dipandang sebagai seorang moderat yang bijaksana seperti Paus Fransiskus yang berfokus pada demokrasi, HAM, dan kemanusiaan.
3. Kardinal Robert Francis Prevost (69 tahun)
Sepanjang sejarah Vatikan, belum pernah ada Paus yang berasal dari Amerika.Meski begitu, nama Prevost dipertimbangkan sebagai salah satu Paus yang baru.
Pasalnya, Prevost menjabat sebagai kepala kelompok penasihat utama Fransiskus dalam memilih Uskup baru.Posisi tersebut memberikan Prevost keuntungan karena namanya dikenal luas.
Prevost juga bertugas sebagai misionaris di Peru di awal perjalanannya sebagai imam sebelum pindah ke posisi kepemimpinan di Vatikan.