internasional

Sejarah Awal Mula Perang India dan Pakistan: Dari Pembagian Hingga Konflik Kashmir

Sabtu, 24 Mei 2025 | 18:46 WIB
Sejarah Awal Mula Perang India dan Pakistan: Dari Pembagian Hingga Konflik Kashmir

Idenusantara.com - Konflik antara India dan Pakistan merupakan salah satu perseteruan yang paling kompleks dan berlarut-larut di dunia modern. Sejak kemerdekaan kedua negara pada tahun 1947, konflik ini telah melahirkan beberapa perang besar yang tidak hanya berdampak pada kedua negara, tetapi juga memengaruhi stabilitas kawasan Asia Selatan. Untuk memahami akar persoalan yang menyebabkan perang ini, penting bagi kita melihat kembali sejarah pembentukan kedua negara dan konflik awal yang meletus di wilayah Kashmir.

Latar Belakang: Pembagian India Britania

Pada masa penjajahan Inggris, wilayah India terdiri atas beragam suku, agama, dan kelompok etnis yang hidup berdampingan. Mayoritas penduduk India adalah Hindu, sementara sebagian besar penduduk wilayah barat dan timur memiliki mayoritas Muslim. Ketegangan antar komunitas ini sudah lama ada, namun baru mencapai puncaknya menjelang kemerdekaan India.

Baca Juga: Bertemu Narendra Modi, Prabowo: India Sahabat Lama Indonesia

Setelah Perang Dunia II, Inggris mengumumkan rencana untuk menarik diri dari India. Untuk menghindari konflik lebih besar antar kelompok agama, Inggris memutuskan membagi India menjadi dua negara: India yang mayoritas Hindu, dan Pakistan yang mayoritas Muslim. Pembagian ini dikenal dengan sebutan Partition of India pada tanggal 15 Agustus 1947.

Migrasi dan Kerusuhan Besar-besaran

Partition bukanlah proses yang damai. Pembagian wilayah yang mendadak menyebabkan migrasi massal dari jutaan orang yang berpindah ke negara yang sesuai dengan identitas agama mereka. Diperkirakan sekitar 10 hingga 15 juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka dan bermigrasi ke wilayah baru.

Sayangnya, proses ini disertai dengan kerusuhan antar komunitas yang brutal. Kekerasan agama terjadi di berbagai wilayah seperti Punjab dan Bengal, menewaskan sekitar satu juta jiwa. Ratusan ribu perempuan hilang atau menjadi korban kekerasan seksual. Ini merupakan luka mendalam yang hingga kini memengaruhi hubungan antar kedua bangsa.

Kashmir: Titik Panas Konflik

Salah satu wilayah yang paling kontroversial dalam pembagian ini adalah Jammu dan Kashmir. Wilayah ini memiliki penduduk mayoritas Muslim, tetapi dipimpin oleh seorang Maharaja Hindu bernama Hari Singh. Sebagai negara bagian yang berdaulat, Maharaja harus memutuskan apakah akan bergabung dengan India, Pakistan, atau tetap merdeka.

Pada Oktober 1947, terjadi pemberontakan yang didukung oleh pasukan bersenjata Pakistan di Kashmir. Maharaja Hari Singh, menghadapi pemberontakan tersebut, meminta bantuan militer dari India. Sebagai syarat bantuan, Maharaja menandatangani Instrument of Accession, yang berarti Kashmir resmi menjadi bagian dari India.

Perang India-Pakistan Pertama (1947-1948)

Penandatanganan ini memicu pecahnya perang antara India dan Pakistan yang berlangsung dari akhir 1947 hingga 1948. Kedua negara mengerahkan pasukan untuk menguasai wilayah Kashmir. Perang ini berakhir dengan gencatan senjata yang dimediasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1949.

Berdasarkan resolusi PBB, wilayah Kashmir dibagi menjadi dua bagian:

Halaman:

Tags

Terkini