Mensos Gus Ipul Ajak Pemuda Katolik Kolaborasi Sukseskan Program Pengentasan Kemiskinan

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Senin, 28 April 2025 | 21:31 WIB
Mensos Gus Ipul saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Pemuda Katolik Tahun 2025 di Bogor (Foto: @PemudaKatolik)
Mensos Gus Ipul saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Pemuda Katolik Tahun 2025 di Bogor (Foto: @PemudaKatolik)

Idenusantara.com-Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak Pemuda Katolik berperan aktif memperkuat nilai kebangsaan, solidaritas sosial, serta mendukung program-program pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial yang dicanangkan pemerintah.

Pernyataan ini disampaikan Mensos saat membuka Rapat Kerja Nasional Pemuda Katolik Tahun 2025 di Bogor, pada Jumat (25/4/2025) lalu.

Baca Juga: Seorang Biarawati Yang Melanggar Protokol di Vatikan

Dalam sambutannya, Mensos Gus Ipul menyampaikan apresiasi atas peran strategis Pemuda Katolik sebagai agen perubahan, penjaga nilai-nilai Pancasila, kerukunan, dan kebinekaan. Ia menekankan dalam dinamika sosial yang semakin kompleks, bangsa Indonesia membutuhkan pemuda yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga tangguh secara moral dan empati terhadap sesama.

"Saya percaya bahwa kerja sosial bukan hanya tugas pemerintah. Ini adalah panggilan bersama lintas agama, lintas suku, lintas kelompok," ucap Gus Ipul.

Ia juga mengapresiasi kiprah Pemuda Katolik dalam membantu korban bencana, seperti saat erupsi gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur, dan berharap kerja-kerja sosial ini terus diperluas.

Baca Juga: Keren! Menuju Grand Final, Finalis Putri Manggarai Bakal Dipoles Lewat Kelas Komunikasi

Lebih lanjut, Gus Ipul menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan Pemuda Katolik dalam mendukung implementasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kini menjadi dasar seluruh program perlindungan sosial. DTSEN akan menjadi acuan dalam penyaluran bansos, bantuan iuran BPJS, dan program-program pemberdayaan ekonomi keluarga rentan.

"Saya mengajak saudara-saudari sekalian untuk terus menyalakan semangat pelayanan dan penghargaan. Jangan lelah mencintai Indonesia, jadilah pemuda yang tidak hanya cerdas secara intelektual tapi juga tangguh secara moral dan empati terhadap sesama," ujarnya.

Baca Juga: Makamnya Sederhana:Paus Fransiskus Sudah Dimakamkan di Santa Maria Maggiore

Di akhir sambutannya, Gus Ipul menekankan tiga jati diri yang harus dipegang teguh oleh Pemuda Katolik. Yaitu, kesetiaan, kecintaan terhadap Indonesia, dan penghargaan terhadap budaya bangsa. Ia mendorong agar nilai-nilai ini diwujudkan dalam aksi nyata sosial yang mempererat persaudaraan bangsa.

Sebagai bagian dari solidaritas kemanusiaan, Gus Ipul juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Paus Fransiskus.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, menyatakan komitmen organisasinya untuk turun langsung ke masyarakat dalam mendukung program Kementerian Sosial.

Sebagai pilot project, Pemuda Katolik telah menandatangi MoU dengan Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Cibinong untuk mendukung penyaluran bantuan ATENSI, serta melakukan advokasi dan pengawasan di tingkat lokal. Selanjutnya, Pemuda Katolik juga akan melakukan MoU dengan seluruh sentra Kemensos di Indonesia.

"Kita mendampingi asesmen, memastikan bantuan tepat sasaran. Ini yang kemudian akan ditagih kepada kita sebagai organisasi yang punya komitmen untuk turun ke bawah,” katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X