Kisah Pilu Anak yang Diduga Terlantar di Pasar Senen Jakpus: Didera Ibu Kandung, Tidur Hanya dalam Teras Rumah

photo author
Gordianus Jamat, Ide Nusantara
- Rabu, 6 Mei 2026 | 18:39 WIB
Kisah Pilu Anak yang Diduga Terlantar di Pasar Senen Jakpus: Didera Ibu Kandung, Tidur Hanya dalam Teras Rumah (Menyoroti kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat. (Threads.com/@indra_wu))
Kisah Pilu Anak yang Diduga Terlantar di Pasar Senen Jakpus: Didera Ibu Kandung, Tidur Hanya dalam Teras Rumah (Menyoroti kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat. (Threads.com/@indra_wu))

 


Idenusantara.com - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di kawasan Gang Moh Ali, Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Kasus ini mulanya terungkap usai beredar postingan Thread milik mantan politikus Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Indra Wu dengan akun @indra_wu, pada Rabu, 6 Mei 2026.

Indra Wu yang juga menyatakan dirinya sebagai pembela korban penganiayaan, mengungkapkan kasus berawal dari adanya laporan terkait adanya aksi kekerasan di sebuah gang pada kawasan Pasar Senen.

"2 hari lalu saya mendapat laporan melalui teman, di dekat rumahnya telah terjadi kekerasan pada anak dan penelantaran," kata Indra.

Baca Juga: Skutik Baru Honda NX125 2026 Meluncur: Desain Berani, Cocok untuk Anak Muda

"Lokasinya di Gang Moh Ali, Senen, Jakarta Pusat," terangnya.

Lantas, bagaimana sebenarnya kasus dugaan kekerasan terhadap anak di kawasan Pasar Senen ini bermula hingga akhirnya viral di media sosial? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Masa Kecil di Panti, Ditarik Lagi usai Alami Pelecehan

Dalam penuturannya, Indra bercerita kasus yang dialami seorang anak perempuan tersebut mulai tercium usai adanya kejanggalan yang dilakukan pihak keluarga korban.

Indra menyebut keluarga korban sempat menempatkan sang anak ke panti asuhan sedari dirinya masih kecil.

Baca Juga: Viral Polisi Berpangkat AKBP Nyetir Sambil Merokok Ternyata Bertugas di Polda Kalsel, Sebut jadi Evaluasi Bersama

Namun, sejak Oktober 2025 lalu, korban dilaporkan ditarik kembali oleh pihak keluarga lantaran dilaporkan mengalami pelecehan di panti tersebut.

"Kasusnya sejak kecil anak ini sudah ditaruh di panti asuhan, sampai Oktober 2025 anak itu ditarik keluar sama ibunya," beber Indra.

"(Hal itu) karena anak tersebut lapor ke ibunya, dirinya diperkosa oleh sesama anak panti usia 11 tahun," ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X