Mendes Yandri Tegaskan Kolaborasi Desa dan Kota Kunci Pemerataan dan Kemajuan Ekonomi Nasional

photo author
Gordianus Jamat, Ide Nusantara
- Jumat, 30 Mei 2025 | 08:18 WIB
Mendes Yandri Tegaskan Kolaborasi Desa dan Kota Kunci Pemerataan dan Kemajuan Ekonomi Nasional
Mendes Yandri Tegaskan Kolaborasi Desa dan Kota Kunci Pemerataan dan Kemajuan Ekonomi Nasional

Idenusantara.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan bahwa kemajuan Indonesia hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara desa dan kota. Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya pada Peringatan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi dan HUT ke-79 Pemerintah Kota Jambi di Kantor DPRD Kota Jambi, Rabu (28/5/2025).

Dalam pidatonya, Mendes Yandri mengingatkan bahwa ketimpangan pembangunan antara desa dan kota bisa menjadi penghambat utama pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Baca Juga: Ekonomi Desa Tana Toraja Terjepit Akses Pasar, Wamendes Sebut Kuncinya di Kopdes dan MBG

“Penting bagi desa dan kota untuk berkolaborasi. Jika kota maju sementara desa tertinggal, maka ekonomi kita akan timpang dan pertumbuhan yang kita cita-citakan tidak akan terjadi. Maka dari itu, mari kita kerja sama, tidak hanya fokus membangun kota atau desa saja, tapi keduanya,” tegasnya di hadapan para pejabat dan tokoh masyarakat Jambi.

Yandri menyebut bahwa 73 persen wilayah Indonesia merupakan kawasan perdesaan, menjadikan desa sebagai fondasi strategis dalam mendorong pembangunan nasional. Potensi besar yang dimiliki desa mulai dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga pertambangan disebutnya sebagai peluang konkret untuk memakmurkan rakyat.

“Kalau kita membangun desa, maka kita sedang membangun Indonesia. Jika desa makmur, maka kota pun akan turut makmur,” tambahnya.

Jambi Punya Potensi Besar, Tinggal Dimaksimalkan

Secara khusus, Yandri menyoroti Provinsi Jambi yang dinilainya memiliki kekayaan sumber daya alam yang signifikan. Dominasi sektor perkebunan kelapa sawit, karet, cokelat, dan kopi dianggap mampu menjadi motor penggerak perekonomian jika dikelola dengan optimal. Selain itu, sektor pertambangan seperti batu bara dan emas, serta kehutanan dan perikanan air tawar juga disebut menawarkan peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Mendes mengajak masyarakat Jambi, khususnya di tingkat desa dan kelurahan, untuk aktif memanfaatkan potensi tersebut dengan pendekatan modern dan berkelanjutan. Salah satu instrumen yang disiapkan pemerintah untuk mendukung hal itu adalah pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Kita sedang membentuk Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan seluruh Indonesia, termasuk Jambi. Koperasi ini bukan seperti sebelumnya, ini untuk seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan golongan,” jelas Yandri.

Ia menambahkan bahwa proses pembentukan koperasi tersebut sudah berjalan melalui musyawarah desa khusus yang melibatkan partisipasi penuh masyarakat. Koperasi Merah Putih diyakini mampu menjadi wadah strategis untuk penguatan ekonomi rakyat melalui pengelolaan potensi lokal yang terintegrasi.

Dengan semangat kolaborasi yang digaungkan dalam peringatan hari jadi Kota Jambi ini, Mendes Yandri berharap visi pembangunan Indonesia dari pinggiran yang dicanangkan pemerintah pusat dapat terus diperkuat dan dijalankan bersama oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Jangan sampai potensi yang ada di desa atau bahkan di kota terlewatkan begitu saja. Saatnya kita bergerak bersama, menyatukan potensi desa dan kota demi Indonesia yang sejahtera dan berdaulat,” pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X