Seminar Nasional PMKRI Pekanbaru Dorong Peran Strategis Mahasiswa Katolik di Era Disinformasi dan Bonus Demografi

photo author
Dionisius Upartus Agat, Ide Nusantara
- Senin, 4 Agustus 2025 | 16:01 WIB

Ruteng, Idenusantara.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pekanbaru St. Albertus Magnus melaksanakan Seminar Nasional, pada Sabtu (2/8/2025).

Mengusung tema 'Mewartakan Kebenaran di Era Disinformasi Melalui Tantangan Intelektual Muda dalam Dunia Digital', seminar ini digagas untuk mendorong peran strategis mahasiswa Katolik dalam menghadapi era disinformasi dan bonus Demografi.

Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun PMKRI Cabang Pekanbaru yang ke-36 dan berfokus pada pentingnya peran mahasiswa dalam dunia digital.

Yohanes G. Karmon, Presidium Riset dan Teknologi Pengurus Pusat PMKRI St. Thomas Aquinas periode 2024/2025 turut hadir menjadi pembicara dalam kegiatan seminar tersebut.

PMKRI Beradaptasi dengan Kemajuan Teknologi

Dalam pemaparannya, Yohanes menekankan peran strategis PMKRI dalam menyambut perkembangan teknologi dan bonus demografi.

Yohanes menjelaskan, PMKRI secara nasional kelembagaan telah melakukan transformasi organisasi untuk menghadapi pesatnya kemajuan teknologi.

"Menyadari kemajuan teknologi yang semakin pesat dan merambah seluruh lini kehidupan, PMKRI telah melakukan transformasi organisasi melalui lokakarya nasional. Lokakarya tersebut menghasilkan satu presidium baru, yaitu Riset dan Teknologi, yang berfokus pada riset dan respons terhadap perkembangan teknologi," jelas Yohanes.

Lanjut dijelaskan Yohanes, transformasi ini merupakan komitmen PMKRI untuk memastikan anggotanya siap menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam menyambut bonus demografi dan Indonesia Emas 2045.

"Dalam rangka menyambut bonus demografi dan Indonesia Emas 2045, sebagai kader PMKRI harus siap menyambutnya apalagi di tengah perkembangan teknologi saat ini. Banyak hal yang berubah selama lima tahun terakhir, dunia kerja makin digital dan fleksibel, skill dan kreatif bisa menjadi mata uang baru," tegasnya.

Dalam paparannya, Yohanes juga mendorong para kader PMKRI untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, melainkan juga pencipta.

Hal ini dimaksudkan untuk menyiapkan para kader PMKRI yang tangguh dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"Ada beberapa peran strategis yang bisa diambil kader PMKRI, seperti menjadi konten kreator yang edukatif, pengusaha digital (digital preneur), mempelajari koding dan analisis data, serta memperbanyak literasi digital," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Presidium PMKRI Cabang Pekanbaru, Benedik Bonaventura Tarigan, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pengurus Pusat atas kehadiran dan penguatan yang diberikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Rekomendasi

Terkini

X