Idenusantara.com - Guna menekan angka kriminalitas dan menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai, Nusa Tenggara Timur, menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Turangga 2025.
Operasi ini berlangsung selama dua pekan, dari 15 hingga 29 Mei 2025, dan menyasar berbagai bentuk kejahatan yang selama ini dianggap meresahkan warga.
Kepala Bagian Operasional Polres Manggarai, AKP Ricky Dally, dalam keterangannya kepada media menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preventif dan represif aparat kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat.
“Fokus utama operasi ini adalah memberantas premanisme, perjudian, peredaran minuman keras, serta kenakalan remaja. Ini adalah upaya nyata kami dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat,” ujar AKP Ricky, Kamis (29/5/2025).
Minuman Keras dan Kos-Kosan Jadi Target Operasi
Selama pelaksanaan operasi, petugas berhasil mengamankan lima jerigen berisi minuman keras tradisional tanpa izin edar. Selain itu, tim gabungan dari satuan fungsi Polres Manggarai juga melakukan razia di sejumlah rumah kos yang disinyalir menjadi tempat rawan terjadinya pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba.
Beberapa penghuni kos yang ditemukan melanggar ketertiban diberikan teguran langsung di tempat. Meskipun tidak ditemukan barang bukti narkoba, pemeriksaan ini dinilai penting sebagai langkah antisipatif.
“Kami tidak akan segan bertindak tegas apabila ditemukan indikasi yang mengarah pada tindak pidana atau yang berpotensi membahayakan masyarakat,” tambah AKP Ricky.
Langkah Tegas dan Edukasi Masyarakat
Selain penindakan, operasi ini juga diisi dengan upaya persuasif melalui penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat, terutama kepada para pemilik usaha dan pengelola tempat tinggal sementara seperti rumah kos. Polres Manggarai mengajak masyarakat untuk turut serta menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Operasi ini bukan semata-mata untuk menghukum, tetapi juga untuk mendorong kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga ketertiban sosial,” ujarnya.
Respons dan Harapan ke Depan
Berbagai elemen masyarakat Manggarai menyambut positif langkah aparat tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas keamanan, terlebih menjelang tahun politik dan meningkatnya dinamika sosial di wilayah tersebut.