PMKRI juga mendukung upaya pemberantasan judi online dan pengembangan Artificial Intelligence (AI). Melalui kolaborasi ini, PP PMKRI siap mendukung Kemkomdigi untuk menjangkau lebih banyak audiens dan memperkuat sinergi implementasi program di lapangan.
Melalui sinergi strategis ini, diharapkan kolaborasi PMKRI dan Kemkomdigi dapat memperluas dan memperdalam dampak literasi digital nasional.
Ini juga diharapkan dapat memperkuat kesiapan masyarakat dalam menyongsong revolusi digital dan era AI.
Tujuannya adalah membangun kemampuan kritis dan sikap etis, serta mendorong terwujudnya ekosistem digital inklusif yang mendukung literasi digital perempuan, anak, dan pelaku UMKM di seluruh lapisan masyarakat
Sementara itu, Kemkomdigi menyambut baik dan menyampaikan terima kasih atas kunjungan PP PMKRI.
Sunarto menegaskan bahwa kementerian terbuka dan sangat mendukung aspirasi serta niat baik PMKRI untuk bertindak sebagai mitra strategis.
Ini dilakukan dalam memperluas ekosistem digital nasional melalui berbagai bentuk kolaborasi. Ia juga menegaskan kesiapan Kemkomdigi menindaklanjuti setiap rencana kolaborasi tersebut.
"Kementerian terbuka dan sangat mendukung aspirasi serta niat baik PMKRI untuk bertindak sebagai mitra strategis dalam memperluas ekosistem digital nasional melalui berbagai bentuk kolaborasi yang melibatkan sosialisasi, edukasi, dan peningkatan kompetensi masyarakat," tegas Arnanto.
Lebih lanjut dijelaskan Sunarto, tidak hanya berfokus pada dukungan simbolis, Kemkomdigi—melalui BPSDM—telah menggandeng berbagai pihak, termasuk PMKRI.
Mereka berupaya meningkatkan literasi digital dengan menempatkan pemanfaatan AI sebagai salah satu fokus utama kegiatan.
Selain itu, Kemkomdigi menyiapkan kurikulum literasi digital “naik level” yang menekankan pemahaman mendalam tentang operasi teknis AI serta dimensi etisnya. Kurikulum ini direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2025.
"Kemkomdigi—melalui BPSDM—telah menggandeng berbagai pihak, salah satunya bersama PMKRI, untuk meningkatkan literasi digital dengan menempatkan pemanfaatan AI sebagai salah satu fokus utama kegiatan, sekaligus menyiapkan kurikulum literasi digital 'naik level' yang menekankan pemahaman mendalam tentang operasi teknis AI serta dimensi etisnya, yang direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2025," tutupnya.