nasional

Pastoral Humoris, Romo Hans Jeharut Jembatani Kesenjangan Literasi Melalui Kisah Berbasis Budaya

Minggu, 21 September 2025 | 14:47 WIB

"Dengan konteks itu, ke-Indonesia-an kita tergambar dalam berbagai cerita," ujarnya.

Philipus menyebut kisah "Virginia Anggaeni Tak Mampir ke Belitung" sebagai salah satu contoh di mana pembaca menemukan informasi baru yang selama ini tidak diketahui.

Hal ini menjadikan buku Romo Hans berbeda dengan buku humor lainnya, karena ia berhasil merajut narasi kebangsaan dalam setiap alinea.

Lebih jauh, buku ini membuktikan bahwa tawa dapat menjadi jembatan yang kuat untuk melampaui sekat-sekat agama.

Romo Hans mencontohkan kisah persahabatannya dengan seorang umat Muslim di Belitung yang diabadikan dalam judul "Bodrex Dua Ribu, Tausiah Dua Ribu".

Harapannya jelas, karya ini dapat diterima oleh semua umat beragama, karena esensi yang disampaikan adalah tentang kemanusiaan, persahabatan, dan kebahagiaan.

Harapan itu disambut gembira oleh banyak pihak, termasuk pekerja seni Olga Lidya.

Ia melihat buku ini sebagai oase di tengah situasi negara kita yang tak menentu. Bagi Olga, dalam setiap tawa, seseorang bisa menemukan Tuhan.

"Jadi kalau suntuk, santai, bacalah buku ini," sarannya.

Olga bahkan menulis di akun media sosial X pribadinya, “Dalam situasi yang menyedihkan akhir-akhir ini, buku ini sungguh menyegarkan,” dilengkapi dengan emoticon orang tertawa terbahak-bahak.

Romo Hans Jeharut bersama Yang Mulia Mgr. Hilarion Datus Lega (Uskup Keuskupan Manokwari) dan Yang Mulia Mgr. Paskalis Bruno Syukur (Sekretaris Jenderal Konferensi Wali Gereja Indonesia).

Mengubah Tawa Menjadi Narasi Literasi dan Kebangsaan

Pada akhirnya, "Hidup Itu Indah, Tertawalah" jauh melampaui sekadar buku humor.

Ini adalah sebuah upaya kreatif dan strategis untuk menghidupkan kembali tradisi literasi di tengah generasi yang terbiasa dengan konten serba cepat dan instan.

Romo Hans, dengan bimbingan Bernada Rurit, membuktikan bahwa tema yang ringan dan jenaka dapat menjadi pintu gerbang bagi pemahaman yang lebih dalam.

Halaman:

Tags

Terkini