IDENUDANTARA.COM - Yohanes Oci, praktisi asal Kabupaten Manggarai mengucapkan selamat atas terpilihnya Siprianus Habur sebagai Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Timur untuk sisa masa jabatan periode 2019-2024.
Yohanes Oci dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Siprianus Habur mempunyai pengalaman sebagai anggota DPRD Kabupaten Manggarai dan sebagai ketua DPC Partai adalah modal yang baik karena memahami persoalan di Kabupaten Manggarai Timur selama ini.
"Ya, secara track record and experience dalam hal berpolitik dan pemahamanan terhadap permasalahan yang terjadi di Kabupaten Manggarai Timur selama ini pasti beliau (Siprianus Habur) pahami," tegas Yohanes Oci kepada awak media ketika dihubungi via telepon (23/09/2022).
Lebih lanjut Yohanes Oci mengatakan bahwa Kabupaten Manggarai Timur selalu menghadapi permasalahan yang sama sejak Kabupaten ini pisah dari kabupaten Induk yaitu Kabupaten Manggarai. Permasalahan tersebut jelasnya yaitu infrastruktur jalan banyak yang rusak dan bahkan masih ada kampung atau desa dan bahkan kecamatan yang terisolir yang belum terhubung akses jalan yang mamadai, infrastruktur kesehatan, dan infrastruktur pendidikan dan masih banyak yang lainnya.
"Tentu persoalan yang selama ini terjadi sejak Kabupaten ini misahkan diri dari kabupaten Manggarai yaitu masalah infrastruktur jalan, infrastruktur kesehatan, infrastruktur pendidikan yang mana ketiga problem dasar tersebut sangat korelasi dengan tingkat ekonomi kehidupan masyarakat Manggarai Timur. Contoh infrastruktur jalan sebagai penghubung lalu lintas ekonomi masyarakat, sementara infrastruktur kesehatan baik dari fasilitas prasarana dan ketersediaan tenaga medis yang kompeten sangat berpengaruh pada tingkat kesehatan masyarakat, dan infrastruktur pendidikan baik dari ketersediaan sarana dan prasarana yang mamadai tentu ketersediaan tenaga pendidik yang kompeten sangat berpengaruh pada tingkat pola pikir masyarakat yang cerdas dan bijak dan tentunya berkorelasi dengan tingkat perekonomian masyarakat," lanjutnya.
Selain itu dirinya menjelaskan bahwa kehadiran Wakil Bupati yang baru ini jangan berharap lebih karena pada akhir tahun 2022, 2023, dan 2024 memasuki tahun politik dan sudah pasti bekerja untuk kepentingan-kepentingan politik.
"Kehadirannya tidak berdampak signifikan karena kita tahu di akhir tahun dua ribu dua puluh dua dan tahun dua ribu dua puluh tiga serta tahun dua ribu dua puluh empat adalah tahun politik sehingga kinerja mereka pasti terganggu dan lebih kepada kepentingan partai politik," paparnya.
"Sampai dengan saat ini saya belum melihat sosok kandidat yang berkompeten dan bervisioner untuk membangun Manggarai Timur ke depannya. Silahkan saja cek alokasi anggaran APBD selama ini apakah memihak ke masyarakat atau tidak sehingga menjawab segala permasalahan yang terjadi, ya, gitu saja ya!," tutupnya.