peristiwa

Kecelakaan Maut Merenggut Nyawa Sekda NTT Domi Warandoy, Ini Kronologisnya

Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:45 WIB
Kondisi mobil Toyota Fortuner yang dikemudikan Sekda NTT, Domu Warandoy ringsek dalam kecelakaan lallu lintas tunggal di Jalan Frans Seda, Minggu (2/10/2022) dini hari. (Gambar Pribadi)

 

 

 

IDENUSANTARA.COM - Kecelakaan maut yang merenggut nyawa Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Domi Warandoy menggenggerkan masyarakat NTT. 

Kabar kecelakaan tersebut menggemparkan  jagad Maya, lantas Domi Warandoy yang baru beberapa bulan dilantik sebagai Sekda NTT menggantikan Ben Polomaing yang sudah masuk usia purnabakti.

Sekda Domi Warandoy dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal.

Kabar kecelakaan tersebut dibenarkan oleh Kasat Lantas Polresta Kupang Kota.

Dikutip Katantt.com, bahwa kecelakaan tersebut menewaskan Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Domi Warandoy pada Minggu (2/10/2022) dinihari diduga akibat hilang kendali atau out of control.

"Diduga akibat hilang kendali karena berkecapatan tinggi," kata Kasat Lantas Polresta Kupang Kota, AKP Andri Aryansyah, SIK, Minggu (2/10/2022).

 

Kecelakaan tersebut bermula dari korban yang mengendarai mobil fortuner warna hitam dengan plat percobaan warna putih nomor polisi DH 274 XX melaju dengan kecepatan tinggi dari arah jalan El Tari menuju Jalan Frans Seda.

Namun Andri, saat 100 meter melewati depan Hotel Debitos di sekitar jalan Frans Seda dengan kondisi jalan sedikit menurun korban hilang kendali dan mobil masuk legong yang berada di samping kanan jalan.

Korban hilang kendali sehingga bergerak keluar aspal jalan sebelah kanan dan terjatuh di luar jalan yang cukup dalam dan tersangkut di sebuah pohon lontar pada bagian pintu pengemudi sehingga sulit dan memakan waktu lama dalam proses evakuasi.

Akibat dari Kejadian tersebut korban sempat kejang-kejang di dalam mobil. Namun karena posisi terjepit sehingga diduga korban meninggal dunia dalam mobil kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara Kupang sekitar pukul 04.30 Wita dan dinyatakan telah meninggal dunia.

 Dari keterangan saksi mata, saat melewati pos polisi kantor Gubernur NTT dari arah Jalan El Tari ke arah Jalan Frans Seda, sempat melihat mobil Toyota Fortuner tersebut melaju dengan kecepatan sangat tinggi. "Sempat ada beberapa saksi yang melihat mobil tersebut melaju dengan kecepatan sangat tinggi," kata Kasat Andri.

Korban mengalami luka robek di mata kanan, darah dari hidung, luka di leher, memar di dada dan perut, memar di kaki kanan.

Aparat kepolisian dan warga yang mendatangi TKP sempat berusaha mengeluarkan korban dari mobil. Tetapi kondisi mobil yang terjepit sebuah pohon sehingga menyulitkan untuk dilakukan evakuasi.

"Karena kondisi mobil terbalik ke samping kanan dan terjepit oleh pohon sehingga sulit untuk dilakukan evakuasi terhadap korban," kata Andri.

Halaman:

Tags

Terkini