Puisi : Hujan dan Senja
Oleh : Sovia Viviyanti Juru ( Mahasiswi Prodi PBSI UNIKA St. Paulus Ruteng, Kelas 2021B )
Ketika musim hujan telah tiba.
Senja tak lagi ada.
Bukan pergi ataupun menghilang.
Hanya saja hadirnya mendung.
Menganggap dirinya tak pantas.
Hadirnya hujan yang tiada henti.
Seakan tak membiarkan senja menampakan diri.
Namun benar jika rindu itu ternyata berat.
Hilangnya senja menghadirkan rindu.
Pernah sekali senja kembali, namun hadir tanpa sedikitpun menyapa.
Namun seperti tak ingin membebani.
Dia hadir dengan diam tanpa sedikitpun bersuara.
Kemudian setelah itu pergi dan berlalu.
Sovia Viviyanti Juru
( Hombel, 23 Februari 2023 )
Artikel Terkait
Cerpen : Aku Diam Bukan Berarti Aku Tidak Mau Berjuang
PUISI : Coretan Kertas Usang
PUISI : Trauma
PUISI : Pamit
PUISI : Aku Akan Melangkah Pergi