Puisi : Namamu Dalam Sujudku Yang Paling Serius
Oleh : Arsenius Marani Jemeo ( Mahasiswa Prodi PBSI UNIKA St. Paulus Ruteng, Kelas 2021B )
Selembut angin yang membelai.
Rasa rindu itu datang tak terurai.
Terasa bayangmu yang jauh di sana.
Namun hanya sebuah bayangan belaka.
Terkelupas dari bibir yang kering.
Namamu yang selalu kusebut.
Dalam doa dan sujudku yang paling serius.
Yang selalu kusebut pada Sang Pencipta.
Agar kita diciptakan untuk saling bersama.
Aku masih setia untuk mengukir namamu.
Yang tak bosan kusebut dalam sujud itu.
Sesaat lonceng gereja berkumandang.
Ketika semua orang tidur terlelap.
Masih sibuknya aku dengan Sang Pencipta.
Mencurahkan semua bayangan yang kucipta.
Bayangan kerinduan akan dirimu wahai wanita.
Wanita yang sederhana tampil apa adanya.
Itulah wanita yang kusuka.
Kecantikan yang menutup wajahmu.
Kini menambah pesonamu.
Helai rambutmu yang membuat pipiku merona.
Disini aku kan tetap menunggu.
Hingga Tuhan memberikan kabar bahwa ini saatnya.
Aku dan kamu menjadi kita.
Arsendjemeo
Artikel Terkait
PUISI : Kamu Mencintaiku Adalah Cerita Lucu
PUISI : Rembulan
PUISI : Deretan Kursi Jadi Saksi