Puisi : Suara
Oleh : Jenni Putri ( Mahasiswi Prodi PBSI UNIKA St. Paulus Ruteng, Kelas 2021B )
Idenusantara.com-
Gerimis hujan di malam itu.
Aku tertarik pada satu suara yang lembut, bagaikan melodi pengantar tidur Indahnya semakin memabukkan nalar.
Setiap katanya lembut bagaikan sutra.
Yang kian mendekap raga ini.
Baca Juga: PUISI : Senja di Sudut Kota
Ia tidak seberisik jangkrik malam.
Tidak juga cempreng seperti katak yang kedinginan. Hujan semakin deras mengguyur malam itu.
Baca Juga: PUISI : Si Manis Bertopi
Suaranya adalah penenang jiwa dan kata-kata. lembutnya bagaikan mantra jitu yang selalu saja berhasil menghipnotis.
Hingga tubuh ini terlelap.
Baca Juga: PUISI : Sepucuk Surat Ibu Dari Kampung
Hingga aku tersadar tidak ada lagi yang aku cari untuk ku dekap.
Cukup pelukmu dan dinginnya malam menemani tidur lelapku.
Baca Juga: PUISI : Bercerita
Jenni Putri ( Ruteng, Februari 2023 )