Puisi : Deretan Kursi Jadi Saksi
Oleh : Yasinta Ana ( Mahasiswi Prodi PBSI UNIKA St. Paulus Ruteng, Kelas 2021B )
Ketika semua orang ingin bahagia.
Aku pun menemukan kebahagiaanku.
Kognitif terarah pada suatu arahan.
Bukan sekedar pilihan kesenangan.
Namun menata masa depan itu tujuan.
Sekecil diksi menjadi kalimat.
Membalut menjadikan puisi.
Sebagai terminal pikiran.
Suasana menjadi berbeda.
Sunyi senyap..
Bola mata terus berbinar.
Pendidik bagiku sebagai pengemar.
Agar menjadikan hidup menyinar.
Ini bukan sekedar hayalan.
Ini juga bukan sekadar cerita.
Tapi ini,
Perjuangan dari imajinasi yang apik.
Berilmu bukan untuk berpolitik.
Berilmu adalah menjahit topik konflik.
Ini yang dirasakan.
Melihat wajah-wajah penuh konsentrasi.
Cukup aku pahami.
Menyimak dan bersiap.
Menuju masa depan yang ceria.
Yasinta Ana