Awal Takdir Dari Dua Legenda: Dulu Dimandiin Messi, Sekarang Jadi Lawan di Final Piala Dunia 2026

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Jumat, 17 Juli 2026 | 11:57 WIB
Momen tahun 2007 saat Messi mandiin Yamal (Foto: Istimewa.Dari berbagai sumber)
Momen tahun 2007 saat Messi mandiin Yamal (Foto: Istimewa.Dari berbagai sumber)


Idenusantara.com-Sepak bola memang penuh kisah tak terduga. Jelang final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Spanyol, satu foto lama kembali menggemparkan dunia maya: Lionel Messi memandikan bayi Lamine Yamal.

Foto itu kembali viral setelah Argentina mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal, Kamis 16/7/2026 dini hari WIB. Hasil itu memastikan Messi, 39 tahun, akan berhadapan dengan Yamal, 19 tahun, di partai puncak. Pertemuan dua jebolan La Masia yang takdirnya pernah bersilangan 17 tahun lalu.

Baca Juga: Dari Kampus untuk Desa: Mahasiswa Unika St. Paulus Ruteng KKN di Rana Gapang, Fokus Atasi Stunting dan Dongkrak Literasi di Manggarai Timur

Foto Ikonik 2007: "Awal dari Dua Legenda"

Mengutip BBC, Kisah ini bermula Desember 2007. Saat itu Messi baru 20 tahun dan mulai jadi pemain inti Barcelona. Sementara Lamine Yamal baru berusia 5 bulan.

Momen itu terjadi dalam sesi pemotretan amal kalender tahunan surat kabar Diario Sport bersama UNICEF di ruang ganti Camp Nou. Keluarga Yamal terpilih lewat undian di kawasan Rocafonda, Mataró.

Dalam foto yang diambil Joan Monfort, terlihat Messi muda berambut gondrong mengenakan jaket putih, tersenyum canggung sambil memandikan bayi Yamal di bak mandi biru. Di sampingnya ada Sheila Ebana, ibu Yamal.

Foto itu disimpan selama 17 tahun. Baru pada Juli 2024, saat Yamal bersinar di Euro 2024, ayahnya Mounir Nasraoui mengunggahnya di Instagram dengan caption:
"Awal dari dua legenda".
Unggahan itu langsung viral.

"Saya sama sekali tidak tahu kalau bayi di foto itu adalah Lamine," kata Monfort kepada BBC Sport.

"Messi sangat pemalu dan canggung. Dia masuk ruang ganti dan tiba-tiba harus berfoto dengan bayi mungil. Ekspresinya bingung harus berbuat apa. Tapi Lamine bayi yang ceria dan murah senyum," tuturnya.

Monfort menyebutnya "keajaiban takdir".


"Jika Anda menulis cerita ini untuk film, rasanya tidak akan masuk akal," ujarnya.

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X