John Sitorus: Dedi Mulyadi Besar di Golkar, Bukan Gerindra, Berpeluang Lawan Prabowo di Pilpres 2029

photo author
REDAKSI, Ide Nusantara
- Minggu, 2 Agustus 2026 | 23:12 WIB
John Sitorus: Dedi Mulyadi Besar di Golkar, Bukan Gerindra, Berpeluang Lawan Prabowo di Pilpres 2029 (Foto: Ist.net)
John Sitorus: Dedi Mulyadi Besar di Golkar, Bukan Gerindra, Berpeluang Lawan Prabowo di Pilpres 2029 (Foto: Ist.net)

 

Idenusantara.com-Nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM) semakin ramai diperbincangkan sebagai kandidat calon presiden 2029. Pengamat dan pegiat media sosial John Sitorus menilai, peluang KDM untuk maju sangat terbuka, bahkan bisa menjadi penantang Presiden Prabowo Subianto.

Dalam unggahan di akun X pribadinya, Minggu (2/8/2026), John menyoroti rekam jejak politik KDM yang disebutnya tidak bisa dilepaskan dari Partai Golkar.

"Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu besar di Golkar, bukan Gerindra. KDM bahkan sudah jadi kader Golkar sejak 1999, dan sempat jadi Ketua DPD Golkar Jawa Barat sebelum pindah ke Gerindra," tulis John Sitorus.

Baca Juga: Tren Baru Pilpres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Melejit, Tinggalkan Prabowo di Survei Juli 2026

Rekam Jejak Golkar Tak Bisa Dilupakan

Menurut John, perjalanan politik KDM selama lebih dari 2 dekade bersama Golkar adalah modal besar. Ia pernah menjadi anggota DPR RI Fraksi Golkar dan Bupati Purwakarta dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Rekam jejak KDM bersama Golkar tak bisa dilupakan begitu saja. KDM besar saat Golkar, bukan saat bersama Gerindra. Ini soal partai mana yang memberikan tawaran paling menarik untuk KDM saja," ujarnya.

Pernyataan itu muncul di tengah hasil survei yang menempatkan elektabilitas KDM di atas Prabowo.

Baca Juga: Mengapa Semua Partai Akan Berebut Dedi Mulyadi?

Survei SMRC: KDM 59%, Prabowo 28,3%

Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Juli 2026 menunjukkan tren mengejutkan. Dalam simulasi _head to head_, KDM memperoleh dukungan 59%, sementara Prabowo 28,3%.

Dalam simulasi semi-terbuka 32 nama, KDM juga memimpin dengan 35%, jauh di atas Prabowo yang hanya 14,5%. Anies Baswedan 8,2%, Gibran 7,7%, AHY 4,9%.

SMRC mencatat dukungan terhadap Prabowo turun dari 50,5% pada Februari-Maret 2026 menjadi 28,3% di Juli 2026. Sementara KDM naik dari 42,6% menjadi 59%.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

Jurae,Kandidat Kuat Pilkades Macang Tanggar

Rabu, 17 Juni 2026 | 12:32 WIB
X