sport

Zinedine Zidane Pemain Hebat Terkenal Dengan Tandukan Kepalanya Yang Penuh Kontroversial

Minggu, 26 Januari 2025 | 19:18 WIB
Zinedine Zidane Legenda Timnas Prancis (Foto: Planet bola)

Idenusantara.com-Zinedine Yazid Zidane, atau yang lebih dikenal dengan nama Zizou, adalah seorang mantan pemain sepak bola profesional dan manajer asal Prancis. Zidane lahir pada tanggal 23 Juni 1972 di La Castellane, Marseille, ia merupakan anak termuda dari lima bersaudara.

Zidane memiliki keturunan Kabyle-Aljazair dan menggambarkan dirinya sebagai seorang Muslim non-praktik. Orangtuanya, Smaïl dan Malika, berimigrasi ke Paris dari desa Aguemoune di wilayah berbahasa Berber, Kabylie, di utara Aljazair pada tahun 1953 sebelum dimulainya Perang Aljazair.

Keluarga tersebut menetap di daerah Barbès dan Saint-Denis di utara Paris sebelum akhirnya pindah ke pinggiran Marseille, La Castellane, pada pertengahan tahun 1960-an.

Baca Juga: Kisah Legenda Juventus Pavel Nedved Yang Punya Tiga Lutut

Zidane memulai karir sepak bola profesionalnya di klub Cannes sebelum kemudian menjadi salah satu pemain terbaik di Ligue 1 Prancis saat bermain untuk Bordeaux. Pada tahun 1996, ia pindah ke klub Italia, Juventus, di mana ia meraih beberapa gelar, termasuk dua gelar Serie A.

Pada tahun 2001, Zidane pindah ke Real Madrid dengan biaya transfer rekor dunia saat itu, €77,5 juta, yang bertahan tak terkalahkan selama delapan tahun. Di Spanyol, Zidane meraih banyak gelar, termasuk gelar La Liga dan Liga Champions UEFA.

Pada final Liga Champions 2002, ia mencetak gol pemenang dengan tendangan voli kaki kiri yang dianggap sebagai salah satu gol terbaik dalam sejarah kompetisi tersebut.

Baca Juga: Wae Rebo di Manggarai Masuk Peringkat Kedua Desa Terindah Dunia 2024

Sebagai pemain timnas Prancis, Zidane tampil sebanyak 108 kali dan meraih gelar Piala Dunia FIFA 1998, di mana ia mencetak dua gol dalam pertandingan final, serta terpilih sebagai anggota Tim All-Star. Kemenangan tersebut menjadikannya sebagai pahlawan nasional di Prancis dan ia menerima penghargaan Legion of Honour pada tahun 1998.

Ia juga meraih gelar Euro 2000 dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen. Pada Piala Dunia 2006, meskipun mendapat kartu merah kontroversial dalam pertandingan final melawan Italia karena menanduk dada Marco Materazzi, Zidane tetap meraih penghargaan Golden Ball sebagai Pemain Terbaik Turnamen. Ia pensiun sebagai pemain dengan caps terbanyak keempat dalam sejarah timnas Prancis.

Baca Juga: Korupsi Dana Desa Kok Naik Terus. Simak Ulasannya?

Setelah pensiun sebagai pemain, Zidane memulai karir kepelatihannya di Real Madrid Castilla sebelum kemudian menangani tim utama pada tahun 2016. Dalam dua setengah musim awalnya, Zidane menjadi pelatih pertama yang berhasil memenangkan Liga Champions tiga kali berturut-turut, serta meraih gelar UEFA Super Cup dan Piala Dunia Antarklub FIFA dua kali masing-masing, serta gelar La Liga dan Supercopa de España.

Berkat kesuksesan ini membuat Zidane dinobatkan sebagai Pelatih Pria Terbaik FIFA pada tahun 2017. Meskipun mengundurkan diri pada tahun 2018, ia kembali ke klub pada tahun 2019 dan meraih gelar La Liga dan Supercopa de España lagi sebelum akhirnya meninggalkan Real Madrid lagi pada tahun 2021.

 

Halaman:

Tags

Terkini

Menang Dramatis, Purnama Woang FC Raja Baru GTA Cup

Minggu, 12 Oktober 2025 | 15:46 WIB