Meskipun sempat tertinggal, Pak Erfan menyoroti semangat pantang menyerah anak-anak asuhnya. Ia juga memberikan catatan penting untuk peningkatan performa ke depannya.
“Skill dan formasi masih perlu banyak koreksi. Terutama stamina. Di babak kedua tadi, kondisi fisik pemain kami mulai menurun. Itu jadi perhatian serius kami untuk laga selanjutnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Transformasi E-Sport: Wacana Turnamen Berkala Menyusul Dorongan Kapolda NTT
Ia pun berharap timnya bisa tampil lebih maksimal di babak 16 besar, dengan tekad melaju hingga partai puncak.
“Harapan kami jelas: harus menang, harus terus melaju. Kalau bisa sampai ke puncak dari turnamen ini,” tegasnya.
Sementara itu, Saldianus Nggawul, pencetak gol kedua bagi SMK Informatika, menjadi salah satu bintang di pertandingan ini.
Dia menyampaikan bahwa dirinya merasa bangga bisa membawa timnya lolos ke fase selanjutnya.
“Saya merasa sangat senang dengan kemenangan kami 3-2 atas SMAN 1 Ruteng Anam. Kerja sama dan saling percaya jadi kunci keberhasilan kami,” kata siswa bernomor punggung 12 ini.
Saldianus mengaku bahwa kekalahan sebelumnya melawan SMAN 2 Ruteng Purang menjadi pemicu semangat untuk tampil lebih baik di pertandingan kali ini.
“Kami belajar dari kekalahan sebelumnya. Hari ini penentu bagi kami dan Puji Tuhan kami menang,” ujarnya dengan semangat.
Untuk menghadapi laga selanjutnya, Saldianus menyampaikan pentingnya meningkatkan teknik dasar seperti passing serta menjaga kekompakan tim.
“Teknik passing harus lebih ditingkatkan. Kami harus lebih fokus di latihan, dan tetap solid sebagai tim,” katanya penuh harap.
Turnamen Jadi Wadah Tumbuhnya Bibit Muda Sepak Bola Manggarai
Tak hanya soal pertandingan, pelatih dan pemain SMK Informatika turut memberikan apresiasi terhadap Unika Santu Paulus Ruteng sebagai penyelenggara turnamen.
Baca Juga: BUKA TURNAMEN VOLI JEMAROS CUP I, PJ. WALI KOTA BERPESAN JAGA SPORTIVITAS