sport

Awal Takdir Dari Dua Legenda: Dulu Dimandiin Messi, Sekarang Jadi Lawan di Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:57 WIB
Momen tahun 2007 saat Messi mandiin Yamal (Foto: Istimewa.Dari berbagai sumber)

Dua Garis Kehidupan yang Sama: La Masia, Rocafonda, dan Nomor 10

Usia Messi dan Yamal terpaut 20 tahun, tapi punya banyak kesamaan.

1. Jebolan La Masia: Keduanya ditempa di akademi Barcelona dan menjadi tulang punggung klub.
2. Akar Migran: Ayah Yamal, Mounir Nasraoui dari Maroko. Ibunya, Sheila Ebana dari Guinea Khatulistiwa. Mereka bertemu di Catalonia setelah pindah saat kecil. Keluarga mereka besar di Rocafonda, kawasan pekerja di Mataró, kode pos 08304. Setiap kali Yamal mencetak gol, ia membuat gestur 3-0-4 dengan jari sebagai penghormatan.
3. Pengorbanan Orang Tua: "Jika Anda tidak punya uang, sulit mendukung anak main bola. Tapi orang tua saya berhasil. Ini yang tak akan pernah bisa saya balas," kata Yamal kepada _El Pais_.
4. Nama Penuh Makna: Nama lengkapnya Lamine Yamal Nasraoui Ebana. "Lamine" berarti jujur, "Yamal" berarti keindahan. Ia memilih nama itu di jersey sebagai penghormatan pada dua teman orang tuanya yang membantu saat sulit.

Baca Juga: Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak di Reo, Densus 88 Ungkap Pola Rekrut Radikalisme Lewat Game Online

Dari Bak Mandi ke Final Piala Dunia

Kini, 17 tahun kemudian, "bayi itu" sudah jadi bintang.

Di usia 19 tahun, Yamal sudah: 56 gol, 3 La Liga, 1 Copa del Rey, dan Juara Euro 2024 sebagai pemain termuda sepanjang sejarah. Saat menyingkirkan Prancis di semifinal, ia yang memicu penalti dan mengacak-acak pertahanan Les Bleus.

Sementara Messi di usia 39 tahun masih jadi kapten Argentina. Ia sudah punya 11 gol dan 2 trofi besar saat seusia Yamal sekarang.

"Sebagai penggemar Barcelona, saya ingin Messi menutup karier dengan Piala Dunia kedua. Tapi untuk Lamine, ini momentum emas. Jika menang sekarang, gelarnya akan lebih besar, "Hati saya terbelah dua." kata Monfort.

Baca Juga: Negara Habiskan Rp 114 Miliar untuk Ruas Jalan Menuju Wae Kelambu Labuan Bajo, Kualitas Buruk Drainase dan TPT Mulai Rusak Parah

7 Fakta Menyentuh Tentang Lamine Yamal

Di balik sorotan, Yamal tetap anak Rocafonda:
1. Anak Migran: Buah cinta dua keluarga yang menyeberang demi kehidupan lebih baik.
2. Tumbuh Sederhana: Besar di lapangan beton Rocafonda, bukan akademi mewah.
3. Surat Cinta untuk Lingkungan: Gestur 3-0-4 tiap gol untuk kode pos rumahnya.
4. Korban Orang Tua: Orang tuanya bercerai, berganti kerja demi ia bisa sekolah bola.
5. "Ramalan" Foto Messi: Difoto Messi saat bayi, kini mewarisi nomor dan keajaibannya di Barça.
6. Juara Euro Sambil Sekolah: Menang Euro 2024 di usia 16 tahun, masih mengerjakan PR.
7. Tetap Rendah Hati: Dekat keluarga, sayang adik, bangga dengan akar Afrika.

Baca Juga: Alumni Berdampak: Aipda Heribertus Tena Rajut Rumah Harapan di Tepian Manggarai, Raih Apresiasi Hari Bhayangkara ke-80

Final: Guru vs Murid

Minggu nanti di final, mereka bukan lagi Messi dan bayi Yamal. Mereka adalah lawan.
Argentina dengan Messi sang legenda.
Spanyol dengan Yamal sang penerus.

Halaman:

Tags

Terkini