"Ada siswa tunagrahita yang kesulitan membedakan huruf dan menulis, sehingga pembelajaran disesuaikan dengan kondisi mereka serta pentingnya memberikan pemahaman berulang-ulang kepada siswa tunagrahita dan melihat kemajuan yang ada, walaupun tidak secepat siswa normal," ungkapnya.
Siswa berkebutuhan khusus memiliki bakat dan keterampilan yang menjadi bekal mereka untuk menghasilkan inovasi serta prestasi. Tentunya, sebagai guru, memiliki tanggung jawab yang besar terhadap siswanya. Pendidik yang dengan tulus melayani siswa dalam proses belajar-mengajar dapat membuahkan hasil yang memuaskan, dan itu terbukti di SLBN Kota Radja Kupang dengan prestasi yang diraih oleh siswa.