Idenusantara.com-Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana di Wilayah Provinsi NTT, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gubernur NTT, pada Kamis (22/5/2025).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Dr. Suharyanto hadir dan memimpin langsung pelaksanaan Rakor tersebut.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Sekda Provinsi NTT, Kosmas D. Lana, Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Lilik Kurniawan, Perwakilan Forkopimda NTT, Pimpinan Perangkat Daerah terkait, serta Mitra Kerja terkait.
Fokus perhatian dalam rakor tersebut, yakni terkait penanganan lebih lanjut melalui pembangunan Hunian Tetap (Huntap) serta Hunian Sementara (Huntara) bagi para korban terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur serta Korban Konflik Sosial di Adonara dan juga kebutuhan dasar lainnya.
Gubernur NTT, Melki Laka Lena dalam sambutannya pada rakor tersebut mengapresiasi perhatian dan kepedulian pemerintah pusat khususnya BNPB terhadap penanganan pasca bencana bagi para korban bencana di NTT.
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan Masyarakat NTT, saya mengucapkan selamat datang kembali kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan rombongan di Provinsi NTT. Kehadiran Bapak dan rombongan memperlihatkan kepedulian yang sangat besar terhadap penanganan bencana di Provinsi NTT,” ucap Gubernur Melki.
Baca Juga: Kajati NTT Hadiri RDP di Komisi III DPR RI
“Sejak kejadian Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada tanggal 23 Desember 2023 silam, kami sungguh merasakan bahwa kami tidak berjalan sendirian dalam menangani dampak dari Bencana Alam ini. Pemerintah Pusat begitu responsif dan memberikan perhatian yang sangat besar terhadap kejadian bencana alam Erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki. Mulai dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Bapak Gibran Rakabuming Raka, dan jajaran Menteri/pimpinan lembaga Kabinet Merah Putih senantiasa memantau perkembangan bencana serta mengambil berbagai langkah cepat dan terukur untuk untuk menangani dampak bencana tersebut dan memastikan masyarakat yang mengalami musibah dapat tertangani dengan baik,” terang Gubernur NTT.
Disebutkan Gubernur Melki Laka Lena, kegiatan Rakor bersama Pemerintah Daerah untuk Penanganan Darurat Erupsi Gunung Berapi Lewotobi Laki-Laki yang dilaksanakan ini memperlihatkan komitmen, dan semangat kolaborasi yang begitu kuat.
Baca Juga: Miris! Ini Penyebab Tingginya Angka Kemiskinan dan Ketimpangan Ekonomi di NTT, Solusinya?
“Kegiatan hari ini bagi kami bukan hanya sekadar rapat bersama untuk mencari jalan keluar penanganan dampak bencana erupsi gunung berapi Lewotobi. Lebih dari pada itu, kegiatan ini merupakan satu bentuk empati, kepedulian dan bentuk dukungan nyata yang memberikan kekuatan dan peneguhan moril kepada masyarakat yang sampai saat ini masih hidup dalam bayang-bayang erupsi Gunung berapi yang tak pernah diketahui kapan berakhirnya,” sebut Melki.