Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rikard Persly menyampaikan komitmennya untuk mengawal seluruh usulan hingga ke rapat paripurna DPRD. Ia menyatakan bahwa realisasi program akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah dan skala prioritas pembangunan.
“Terkait usulan kekurangan air minum bersih, Rikard akan siap memperjuangkannya karna air minum bersih merupakan salah satu faktor untuk penanganan stunting. Warga dua desa ini meminta dan berharap agar ada perluasan jaringan AMB dari Desa Lengko Namut menuju Desa Sisir dan Desa Compang Soba.Ini akan saya perjuangkan,” terang Rikard.
Baca Juga: Konvensi IPA 2025 Dibuka, Prabowo Fokus pada Energi, Pangan, dan Kedaulatan
Ia juga mendesak agar dinas terkait bisa menindaklanjuti hal ini secara serius dan berharap agar ada perluasan jaringan AMB ini agar bisa sampai di desa Compang Soba dan desa Sisir. Apalagi proyek AMB ini menelan biaya besar agar benar-benar bisa dimanfaatkan dan dirasakan masyarakat desa Haju Ngendong, desa Lengko Namut, desa Sisir dan desa Compang Soba.
Meski mengakui adanya keterbatasan anggaran, terutama akibat pemotongan dari pemerintah pusat (Efisiensi), ia tetap berjanji untuk memperjuangkan kebutuhan masyarat.
“Ini tugas kami sebagai wakil rakyat. Semua aspirasi hari ini akan kami bawa dan bahas dalam forum resmi di DPRD,” pungkasnya